Program Bantuan Pasang Baru Listrik 2023 Sasar Hampir 5.000 Rumah Tangga di Kalimantan Tengah

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis
Jum'at 25 Agustus 2023 11:15 WIB
Program Bantuan Pasang Baru Listrik targetkan 5.000 rumah tangga di Kalimantan Tengah (Foto:Dok Kementerian ESDM)
Share :

JAKARTA-Kementerian ESDM bersama dengan DPR RI menginisiasi Program Bantuan Pasang Baru Listrik atau disingkat BPBL untuk memberikan bantuan penyambungan listrik kepada rumah tangga tidak mampu yang belum berlistrik. Program bantuan tersebut (BPBL) yang dimulai pada tahun 2022 lalu merupakan upaya Pemerintah untuk meningkatkan akses listrik ke seluruh wilayah Indonesia sebagai wujud energi berkeadilan dan pencapaian target Rasio Elektrifikasi (RE) 100%.

Program BPBL tahun 2022 telah berhasil merealisasikan sambungan listrik gratis kepada rumah tangga tidak mampu sebanyak 2.826 rumah tangga (RT) di Kalimantan Tengah sepanjang Tahun 2022. Tahun ini akan dilanjutkan kembali dengan target 4.890 rumah tangga penerima.

 BACA JUGA:

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Ida Nuryatin Finahari seperti siaran pers yang diterima Okezone, Jumat (25/8/2023).

Dalam acara Peresmian dan Penyalaan Pertama Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) Provinsi Kalimantan Tengah  di Kelurahan Kota Besi Hulu, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur,  pada Kamis, (08/06/2023), Ida menjelaskan bahwa pemberian program BPBL periode tahun 2023 bertambah menjadi 125.000 rumah tangga di seluruh Indonesia.

"Program BPBL akan dilanjutkan kembali dengan menyasar 125.000 rumah tangga di seluruh Indonesia. Direncanakan Provinsi Kalimantan Tengah akan mendapat alokasi sebesar 4.890 rumah tangga penerima BPBL di tahun 2023 ini," ujar Ida.

Dalam kesempatan yang sama Anggota Komisi VII Iwan Kurniawan mengatakan bahwa saat ini listrik sudah menjadi salah satu kebutuhan vital.

"Listrik menjadi kebutuhan yang vital. Dengan listrik, desa kita akan terang benderang, akan membuka mata dunia kita. Kita berharap listrik yang ada tidak hanya penerangan namun bagaimana memanfaatkan tenaga listrik, misalnya mengembangkan usaha," ujar Iwan. 

Program BPBL untuk periode tahun 2023 meliputi instalasi tenaga listrik dan biaya pemasangannya, biaya sertifikasi laik operasi, biaya penyambungan baru ke PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) sebagai pelanggan golongan tarif 900 VA, dan pengisian token listrik perdana senilai 100 ribu.

Senyum Haru Penerima BPBL

Kakek Amut (82) tersenyum mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan pasang baru listrik (BPBL). Warga di Kelurahan Kota Besi Hulu, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur tersebut akhirnya dapat merasakan memiliki listrik sendiri. Sudah puluhan tahun ia menyambung listrik dari rumah tetangganya.

"Dulu tahun 1995, saya listriknya (menyambung) dari rumah sebelah, sekarang punya sendiri, lebih nyaman," ujar Amut.

Rasa senang atas bantuan pasang baru listrik gratis turut disampaikan warga Kota Besi lainnya, Misnah (52).

"Iya listriknya gak punya (sendiri), dulu dari anak. Sekarang saya senang dari pemerintah punya listrik sendiri," ungkap Misnah.

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh penerima manfaat BPBL tahun 2022 yaitu Ukeng (38) dan Goris (41) Warga Desa Saripoi, Kecamatan Tanah Siang, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.

“Terima kasih atas listrik dari Pemerintah, dulu nyambung listrik dari rumah lain. Sekarang kalau malam saya jadi ada hiburan dan anak-anak bisa belajar malam,“ ungkap Ukeng.

“Terima kasih pemerintah sudah perhatian ke masyarakat di Tanah Siang, sekarang saya punya listrik jadi enak bisa ada lampu,“ ungkap Goris.

(Fitria Dwi Astuti )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya