Pada kesempatan ini, Peng Suyoto mengatakan persiapan HUT PSMTI sejauh ini sudah cukup matang. Pada perayaan HUT nanti, akan ada peluncuran buku perjalanan suku Tionghoa di Indonesia yang ditulis 22 akademisi dari seluruh Indonesia dan pemberian award kepada tokoh Tionghoa Indonesia yang berdedikasi serta berkontribusi kepada bangsa dan negara.
Selain itu, dalam perayaan ini, tamu undangan yang jumlahnya 2.500 orang ini akan mengenakan busana batik sebagai bentuk memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 Oktober.
“Bukan hanya itu, HUT PSMTI juga sekaligus merayakan festival moon cake yang jatuh pada 29 September,” tutur Peng Suyoto.
Tak berhenti sampai di situ, kegiatan lain dalam memperingati HUT PSMTI juga akan digelar seperti menanam pohon bersama Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi dan kegiatan sosial yang dilangsungkan selama 25 hari di seluruh Indonesia.
(Erha Aprili Ramadhoni)