JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto menghadiri acara wisuda Program Studi Diploma IV Pertanahan dan Program Studi Pengukuran dan Kadastral, di Aula Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN).
Dalam kesempatan tersebut, mantan Panglima TNI ini mengucapkan selamat kepada 707 wisudawan atas capaian pendidikan tersebut. Dia juga mengingatkan Wisudawan STPN untuk tidak menerima gratifikasi dan tindakan tidak terpuji di dunia kerja.
Dikatakannya, selesainya jenjang pendidikan tersebut merupakan wujud dari komitmen akademik yang dimiliki oleh para mahasiswa sekaligus menjadi bentuk tanggung jawab atas pilihan semasa memulai pendidikan.
“Pertama kali tentu saya mengucapkan selamat kepada wisudawan dan wisudawati sekalian. Wisuda adalah bentuk komitmen akademik untuk meningkatkan kualitas hidup diri sendiri dan masyarakat umum,” ujar Hadi Tjahjanto dalam keterangannya, Sabtu (9/9/2023).
Hadi melanjutkan, bahwa para wisudawan berasal dari peserta didik reguler yang berasal dari masyarakat umum dan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota bukan dari taruna.
Hal tersebut menunjukan bahwa studi mengenai agraria, tata ruang dan pertanahan di STPN sudah menjadi alternatif pilihan jalur pendidikan tinggi oleh masyarakat dan industri, disamping oleh Kementerian ATR/BPN.
“Adik-adik yang lulus hari tidak seorangpun merupakan seorang taruna tentu menjadi kabar baik bagi kami bahwa studi pertanahan diminati oleh masyarakat,” ujarnya.
Masih kata Hadi, terdapat banyak kesempatan yang dapat menjadi alternatif baik bagi alumni STPN diantaranya adalah Kementerian ATR/BPN sampai saat ini masih memiliki pekerjaan besar berkait pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan pekerjaan pertanahan lainnya.