Di dalam berita itu disebutkan bahwa utusan Majapahit mendatangi China membawa “upeti maaf” senilai 60.000 tail emas.
BACA JUGA:
Seperti yang diuraikan dalam beberapa pupuh dari kitab Nagarakertagama bahwa iring-iringan raja Majapahit menggunakan kereta yang berhiaskan emas.
Juga ada sebuah legenda yang diyakini oleh masyarakat setempat bahwa raja-raja Majapahit sering mengadakan perjamuan untuk tamu di tepi kolam Segaran.
Konon peralatan pesta terbuat dari emas yang dihiasi dengan permata yang sangat indah (Badil 2009). Peralatan-peralatan tersebut setelah dipakai dibuang ke kolam Segaran.
(Nanda Aria)