Penguasaan perdagangan dapat dukungan sepenuhnya dari kekuatan armada Majapahit dan kekuasaan yang telah ditanam oleh pemerintah pusat di berbagai daerah. Karenanya, Majapahit dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kerajaan Majapahit bertambah subur makmur.
Bersamaan dengan peningkatan kemakmuran rakyat, ikut meningkat pula kesuburan kehidupan keagamaan. Rakyat yang patuh kepada ajaran agama Budha, Siwa, dan Brahma mempunyai kemampuan untuk mendirikan candi-candi tempat pemujaan. Pemujaan candi - candi yang berpuluh-puluh jumlahnya di wilayah Majapahit dan Bali, seperti tercatat dalam Nagarakretagama pupuh 73/3 sampai 78, adalah sebagian besar hasil pekerjaan rakyat Majapahit sendiri.
Beberapa di antaranya memang adalah candi-candi makam para pembesar, diusahakan oleh pemerintah pusat. Pembangunan candi demi kepentingan kehidupan keagamaan memerlukan biaya banyak dan tenaga kerja, keahlian memahat dan membangun. Daya cipta seni dalam suasana kehidupan subur makmur, dengan sendirinya, dapat berkembang dengan leluasa. Para seniman dapat bekerja dalam pembangunan candi-candi.
(Erha Aprili Ramadhoni)