Ana mengaku, inisiatifnya tersebut terbilang baru dilakukannya selama tiga bulan. Tetapi, dia mengatakan tidak ada niatan khusus tertentu dalam upayanya tersebut, dirinya hanya ingin berbagi rezkinya semata.
"Pokoknya saya berbagi seadanya makanan yang ada saja. Bentuknya apa saja, makanan beserta minuman apa saja deh supaya anak-anak terus tertarik untuk salat berjamaah di Masjid," ujarnya.
Sementara itu, Yusuf Mansur menyampaikan dirinya takjub dan terinsipirasi dengan tindakan warung nasi barokah tersebut. Dia menuturkan tindakan tersebut menjadi motivasi baginya, terkhusus Perindo, untuk semakin konsisten menunjukkan langkah yang nyata.
"Dari pertemuan tersebut, kita dari Perindo juga jadi termotivasi untuk menunjukkan langkah yang nyata. Karena memang ini yang dibutuhkan masyarakat, ya seperti Bazaar Sembako minyak goreng murah ini," ucap Yusuf.
Perihal bazaar murah minyak goreng tersebut, Caleg untuk DPR RI Dapil DKI Jakarta I itu mengatakan selain bazaar, mereka juga menyerahkan hibah mobil ambulans kepada Masjid di lokasi, Baitul Akhlaq.
"Sebenarnya bazaar murah ini dibutuhkan semua warga di setiap tempat yang kita kunjungi. Jadi kita keliling saja dari kelurahan ke kelurahan hingga kecamatan. Soalnya memang sedang susah kan ya akses sembako murah sekarang," terang Yusuf.
(Awaludin)