"Perbedaan ramadhan saya kira itu sudah menjadi, setiap ada tinggi hilal di bawah 2 derajat, pasti ada perbedaan, karena perbedaan kriteria, pemerintah NU, dan berbagai ormas itu menganggap bahwa harus tingginya bisa di rukyah, nah Muhammadiah itu lihatnya asal wujud saja. Karena itu untuk menyamakan kriteria ini kan belum ketemu," kata Wapres.
Diketahui, Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa tanggal 11 Maret, sementara pemerintah maupun Nahdlatul Ulama masih akan menunggu hasil dari sidang isbat pada 10 Maret mendatang.
"Kalau mungkin besok Muhammadiyah masuk Senin, mungkin pemerintah Selasa, ya silahkan Senin atau Selasa," pungkasnya.
(Awaludin)