Efek Ledakan Dahsyat Gudang Amunisi Yon Armed 7, Sejumlah Warga Alami Sakit Kepala

Cahyat Supriatna, Jurnalis
Minggu 31 Maret 2024 09:52 WIB
Warga Mengungsi Akibat Gudang Amunisi Meledak/Foto: MNC Portal
Share :

BOGOR - Petugas PMI Kabupaten Bogor, melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para pengungsi yang berada di Rumah Kepala Desa Ciangsana, Desa Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu, (31/3/2024).

Warga mengeluhkan sakit kepala lantaran masih mengalami shock akibat meledaknya Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) Paldam Jaya, Batalyon Artileri Medan (Yon Armed) 07/155 GS.

“Saya mengeluh pusing dan lemas usai ledakan. Saya juga berharap agar cepat pulang ke rumah,”ujar salah satu warga, Dewi di lokasi pengungsian.

Pantauan di lokasi, petugas PMI Kabupaten Bogor yang didampingi BPBD dan Tagana melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para pengungsi.

Pemeriksaan sendiri dilakukan mulai dari orang dewasa, hingga anak anak. Dimana dari hasil peneriksaan kesehatan kali ini, petugas menemukan warga yang mengalami shok pasca terjadinya kebakaran yang disertai ledakan yang terjadi didekat tempat tinggalnya.

Sampai saat ini, petugas juga melarang warga untuk kembali ke rumah mereka. Karena dinyatakan belum aman. Warga masih memilih untuk tetap mengungsi di tempat pengungsian meski mengaku sudah tidak betah dan ingin segera kembali ke rumah.

Sekadar diketahui, Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan memastikan kebakaran Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) Paldam Jaya di Ciangsana, Kabupaten Bogor, sudah padam, Minggu (31/3) sejak pukul 03.45 WIB.

"Tadi kita sudah melakukan langkah penanganan untuk pemadaman titik api dari gudang nomor 6 Gudmurah Kodam Jaya. Pukul 03.45 WIB tadi, dapat kita pastikan titik api sudah dipadamkan," kata Hasan kepada wartawan.

Hasan mengatakan, saat ini pemadaman kebakaran masih terus melakukan pendinginan untuk menghindari dampak lain yang tidak diinginkan.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya