Menurut dia, aksi nekat pelaku tidak lain untuk menakuti sang sopir ambulans agar keinginannya diindahkan. Saat melancarkan aksinya pelaku tidak sendirian, namun juga bersama kerabatnya sekitar 10 orang dengan menggunakan sepeda motor.
“Pelaku gunakan senjata air softgun untuk menakuti sopir ambulans, agar jenazah yang dibawa ke rumah pelaku,” ungkapnya.
"Karena merasa takut ditodong dengan senjata, sopir akhirnya langsung ke rumah orang tuanya dan tidak jadi mampir ke rumah MI (suami jenazah) untuk dimandikan sebelum dibawa ke rumah orang tuanya," pungkasnya.
(Awaludin)