Usai Bobol ATM, Kawanan Pencuri di Lampung Diduga Bakar Minimarket

Ira Widyanti, Jurnalis
Minggu 02 Februari 2025 01:01 WIB
Minimarket dibakar
Share :

BANDARLAMPUNG - Sebuah minimarket yang berada di Jalan Kepayang, Kelurahan Rajabasa Pemuka, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandarlampung diduga dibakar, Sabtu (1/2/2025).

Berdasarkan beberapa foto yang diterima MNC Portal Indonesia, kebakaran itu menghanguskan mesin ATM dan barang-barang yang berada di etalase minimarket tersebut.

Di lokasi kebakaran itu juga terdapat tabung oksigen, tabung gas elpiji 3 kg dan regulator, serta mesin genset yang ikut hangus terbakar.

Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandarlampung Irman Syahputra mengatakan, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

Irman menuturkan, usai menerima laporan tersebut, pihaknya menerjunkan personel sebanyak 18 orang dan 3 unit mobil pemadam menuju lokasi kejadian. 

"Luas yang terbakar seluar 5x2 meter. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB dengan menghabiskan 3 tangki air," ujarnya. 

Irman menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima, kebakaran itu terjadi diduga adanya unsur kesengajaan untuk membakar mesin ATM. 

"Diduga adanya unsur kesengajaan untuk membakar mesin ATM. Namun, untuk penyelidikan lebih lanjut akan ditangani oleh pihak berwajib," ungkapnya. 
      
Akibat peristiwa kebakaran itu, korban mengalami kerugian Indomaret sekitar Rp25 juta dan kerugian dari mesin ATM sebesar Rp100 juta. 

Sementara saat dikonfirmasi, Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay membenarkan telah menerima adanya laporan tersebut. 

"Memang anggota sekarang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menemukan bukti bukti yang bisa digunakan atau membuat terang perkara itu," tuturnya.

Alfret menambahkan, tim Inafis Satreskrim Polresta Bandarlampung juga telah ke lokasi untuk melakukan olah TKP di lokasi kejadian. 

"Inafis sudah datang dan ada beberapa barang yang di lokasi sedang kita lakukan upaya pendalaman supaya kasusnya terang," kata dia. 

Terkait kerugian dalam peristiwa tersebut, Alfret mengaku pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menghitung kerugiannya.

"Kami sedang berkoordinasi dengan pemilik atmnya, biar lebih jelasnya kami akan berkoordinasi dengan pemilik barang," sebutnya. 

Atas kejadian tersebut, Kapolresta mengimbau kepada pemilik minimarket maupun pihak bank untuk meningkatkan pengawasan dan pengamanan.

"Kami mengimbau kalau bisa di lokasi lokasi ATM ditaruh, supaya pengamanan gedungnya itu bisa maksimal. Misal tidak ada penjaga, cctv atau alarm bisa dipasang. Nomor-nomor Bhabinkamtibmas dan hotline Polres bisa maksimal bisa digunakan sehingga pas ada alarm bunyi," pungkasnya.
 

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya