JAKARTA – Polisi mengamankan belasan pengendara motor dari komunitas Young Night Style usai diduga melakukan perusakan portal dan menerobos Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Casablanca, Jakarta Selatan. Polisi menyebut motif para pengendara melakukan aksi tersebut untuk membuat konten.
“(Motif) bikin konten,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, kepada wartawan, Selasa (24/2/2026).
Ojo menjelaskan, para pengendara yang berkonvoi merupakan bagian dari komunitas Young Night Style yang kerap berkumpul dan membuat konten.
“Mereka komunitas yang suka bikin konten, hobi nongkrong, bukan geng. Namanya Young Night Style,” ujarnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan dari video yang beredar di media sosial, diperkirakan sekitar 20 sepeda motor terlibat dalam aksi tersebut.
“Kita melakukan pengecekan terhadap video yang beredar. Dari situ terlihat jumlahnya kurang lebih sekitar 20 motor,” kata Ojo.
Aksi perusakan portal itu viral di media sosial. Dalam video terlihat sekelompok pemotor berhenti di depan portal pembatas jalan. Salah satu anggota kelompok turun dan membuka paksa portal agar rombongan dapat melintas.
Dalam video tersebut juga terdapat tulisan, “Waktunya orang senang tampil.”
Setelah berhasil menjebol pembatas jalan, kelompok tersebut diduga sengaja masuk ke JLNT Casablanca untuk membuat konten video di atas jalur tersebut.
Sebagai informasi, JLNT Casablanca telah ditutup secara rutin pada malam hari sejak Maret 2024. Kebijakan itu diambil oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama kepolisian karena maraknya aksi balap liar pada dini hari serta tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor.
Selain itu, faktor embusan angin kencang (crosswind) di ketinggian JLNT dinilai berbahaya bagi pengendara roda dua.
(Awaludin)