BEKASI - Aksi kekerasan terjadi di sebuah SPBU di Jalan Raya Cut Mutia, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Seorang pegawai SPBU menjadi korban dugaan penganiayaan oleh pengendara sepeda motor, yang diduga kesal akibat antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM).
Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV dan viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @seputarbekasiraya.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pegawai SPBU yang baru beberapa bulan bekerja sedang melayani pengisian BBM. Namun, secara tiba-tiba, seorang pengendara motor menghampiri dan melakukan pemukulan ke arah dada korban. Tak hanya melakukan kekerasan fisik, pelaku juga melontarkan ancaman secara verbal kepada korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi penganiayaan tersebut diduga dipicu oleh pelaku yang tidak sabar menunggu antrean. Pelaku menilai korban bekerja terlalu lambat saat melayani pengisian BBM.
Salah satu karyawan SPBU, Haris mengungkapkan, bahwa kejadian tersebut terjadi pada Sabtu sore.
“Pelaku diduga tidak sabar saat antre BBM, lalu langsung memukul korban. Korban juga memang karyawan baru di sini,” ujar Haris saat ditemui di lokasi, Selasa (31/3/2026).
Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Sementara itu, korban telah melaporkan insiden tersebut kepada pihak manajemen SPBU untuk ditindaklanjuti.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penanganan kasus tersebut. Pihak terkait diharapkan segera mengambil langkah agar pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.
(Awaludin)