Pada hari kedua, Sabtu 2 Mei 2026, kegiatan diawali sarapan bersama yang semakin mempererat hubungan antar peserta. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sesi teori dan praktik lanjutan. Made Mouthpiece dari Kota Bandung memberikan materi pengenalan Mouthpiece yang merupakan salah satu komponen penghasil suara dari saksofon.
Materi difokuskan pada penguatan kemampuan teknis dan musikal sebagai bekal menjadi saksofonis profesional, termasuk improvisasi, dinamika permainan, dan pengembangan karakter bermusik.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga wadah kolaborasi dan jaringan bagi para pecinta saksofon di Indonesia. Dengan konsep yang menggabungkan edukasi dan kebersamaan, Indonesia Saxophone Camp 2026 diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan yang mendorong lahirnya musisi saksofon berkualitas di Tanah Air.
(Erha Aprili Ramadhoni)