"Merupakan syarat penting bagi operasi militer kita untuk memiliki daya hancur yang cukup untuk membuat pasukan lawan secara teoritis tidak mungkin bertahan hidup, kecuali karena keberuntungan," tambah Kim, menurut laporan tersebut.
Militer Korea Selatan mengatakan pada Selasa, (26/5/2026) bahwa mereka mendeteksi peluncuran beberapa proyektil, termasuk rudal balistik, yang terbang sekitar 80 kilometer.
(Rahman Asmardika)