Mendagri Gerak Cepat Tangani Bencana Hidrometeorologi Sumatera hingga Gempa Flores

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Minggu 23 Agustus 2026 07:44 WIB
Mendagri Gerak Cepat Tangani Bencana Hidrometeorologi Sumatera hingga Gempa Flores
Share :

JAKARTA  – Bencana alam seperti gempa bumi, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga hidrometeorologi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Situasi ini membutuhkan respons dan penanganan cepat.

Hal itu dirasakan Kepala Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh Safrizal ZA.  Saat itu, dia baru tiba di Jakarta dari Aceh untuk rapat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan,  serta menyelesaikan berbagai permasalahan di lapangan. 

Dirjen Bina Adwil Kemendagri itu mendapat kabar terjadi gempa besar M 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun tidak lama kemudian, Safrizal menerima panggilan telepon seluler dari Mendagri Muhammad Tito Karnavian yang menyatakan hari ini kita ke NTT. Tidak pakai lama Safrizal bersama Mendagri dan rombongan terbang ke NTT.

‘’Saya mencatat ada beberapa rangkuman yakni pejabat publik di wilayah bencana banyak mendengar curhat, aspirasi atau keluh kesah penyintas gempa, memberikan tali asih kepada ahli waris  dan warga dan memberikan arahan kepada kepala daerah yang harus dilakukan,'' ujarnya dikutip, Minggu (23/8/2026).

Selama di NTT, Mendagri Tito tancap gas mengadakan rapat koordinasi lintas sektor membahas penanganan  dampak gempa. Semua pihak dilibatkan untuk proses penanganan serta berdialog dengan warga terdampak bencana gempa. 

Selanjutnya pada Senin (17/8),  Tito memimpin Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Natas Lehong, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Kehadiran Mendagri dan kementerian lain di NTT merupakan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk meninjau lokasi bencana gempa sekaligus mempercepat penanganan bencana. Hal tersebut merupakan wujud kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak bencana.

“Jadi sejak hari pertama gempa bumi, negara sudah hadir  dan berbuat di lokasi bencana. Pemerintah pusat tidak tinggal diam. Ini membuktikan  warga tidak sendiri menghadapi bencana,” kara Safrizal.

Semula, Mendagri Tito bersiap mengikuti Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara Jakarta dengan mengenakan baju adat Toraja. Namun, kemudian Tito meninjau langsung kondisi masyarakat di NTT, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta sejumlah menteri, pimpinan lembaga, dan wakil menteri turun ke lokasi bencana.

Setelah upacara,  rombongan Mendagri ke Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Dalam kesempatan itu, Tito berdialog dengan penyintas gempa serta meminta Pemda mempercepat pendataan dampak bencana di wilayah NTT.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya