JAKARTA - Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto, memohon doa dan dukungan dari seluruh bangsa Indonesia untuk misi kemanusiaan utama yang sedang dilakukan Kogabwilhan III, yaitu membebaskan 9 warga yang masih berada dalam penguasaan kelompok bersenjata Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
‘’Saat ini, Pasukan Satgas TNI terus berupaya mencari dan membebaskan warga yang menjadi korban penculikan,’’ ujar Lucky, dikutip Minggu (23/8/2026).
Jenderal Kopassus ini mengingatkan bahwa tidak ada alasan apa pun yang membenarkan penculikan anak-anak dan warga sipil yang tidak berdaya.
‘’Siapapun tentunya sangat miris melihat anak-anak yang masih begitu belia harus berada dalam situasi yang mengancam keselamatan mereka,’’ujarnya.
‘’Terlebih lagi jika mereka harus dijadikan tameng dalam konflik yang sama sekali bukan pilihan mereka,’’tutup mantan Pangdam XXIV/Mandala Trikora tersebut.
Sekadar diketahui, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyerang pos aparat keamanan dari tiga arah di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Anggota KKB Papua juga membawa paksa sembilan wanita.
Serangan tersebut memicu kontak tembak antara kelompok bersenjata dan aparat keamanan. Setelah melakukan penembakan, kelompok tersebut kemudian mundur dari lokasi.
Sembilan wanita yang dibawa paksa oleh KKB, terdiri atas anak-anak yang masih duduk di kelas 3, kelas 4, dan kelas 6 SD. Selain itu, terdapat perempuan berusia 18 tahun serta remaja berusia 17 tahun yang disebut sedang hamil muda.
(Fahmi Firdaus )