Sigit sempat melontarkan gurauan saat menanggapi pesan Dudung terkait pentingnya keberanian mengambil keputusan. Dia mengatakan, meski dirinya belum bergelar profesor, sejumlah anak buahnya di KSP menyandang gelar tersebut.
Menurutnya, dalam situasi tertentu, KSP harus mampu mengambil langkah cepat dan keputusan yang tepat agar persoalan yang menghambat program pemerintah dapat segera diselesaikan.
“Situasi kita harus mengambil langkah yang cepat dan tidak membuat Bapak Presiden pusing adalah bagaimana keberanian mengambil keputusan. Jadi kalau urusan yang pinter-pinter biar anak buah saya yang profesor, kalau urusan bonek biar saya," ungkap Sigit.
Dia menegaskan, komitmennya untuk melanjutkan tugas KSP dalam mengawal program pemerintah, mulai dari Asta Cita, 17 program prioritas, hingga sektor ketahanan pangan, energi, hilirisasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Untuk kepentingan negara dan bangsa, tentunya kita siap untuk melanjutkan apa yang sudah dilaksanakan, mengambil keputusan di situasi sulit sehingga kemudian bottleneck permasalahan-permasalahan yang selalu ada dan mengganggu program Bapak Presiden bisa kita selesaikan,” pungkasnya.
(Awaludin)