Kolaborasi lintas sektor dibutuhkan karena ancaman karhutla tidak dapat ditangani oleh satu pihak saja. Pemerintah, aparat, relawan, komunitas, dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam meningkatkan kewaspadaan, mencegah munculnya titik api, serta menjaga kawasan yang rawan terbakar.
Penanaman pohon di Camp Peat, Tumbang Nusa, diharapkan menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga kelestarian Bumi Tambun Bungai.
“Keberhasilan rehabilitasi nantinya tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga dari tingkat pertumbuhan tanaman dan terjaganya kawasan dalam jangka panjang,” katanya.
Pada akhirnya, pemulihan lingkungan merupakan proses yang membutuhkan waktu, pengawasan, dan kepedulian berkelanjutan. Api mungkin telah padam, tetapi upaya menjaga hutan dan lahan Kalimantan Tengah tetap lestari harus terus berjalan agar kerusakan serupa tidak kembali terulang.
(Agustina Wulandari )