GARUT - Warga Desa Galuh Pakuan Kecamatan Limbangan Kabupaten Garut Diresahkan adanya ajakan sekelompok orang di desa itu untuk keluar dari NKRI dan mendirikan negara Islam.
"Ajakan itu dilakukan oleh orang-orang yang mengatasnamakan Darul Islam Tilah," ujar salah seorang warga RT 03/08 Desa Galuh Pakuan Kecamatan Limbangan, Garut, Hermanto.
Menurut Hermanto paham untuk mendirikan negara Islam di wilayahnya telah berkembang sejak awal tahun 2000. Hermanto memperkirakan anggota kelompok tersebut berjumlah ratusan orang dan dipimpin oleh seorang oknum PNS yang bekerja sebagai guru agama di salah satu MTS Negeri di wilayah Limbangan.
Kelompok itu, kata Hermanto mendoktrin masyarakat awam dengan menyebutkan bahwa bangsa Indonesia termasuk golongan orang kafir, karena ibadahnya menyembah burung Garuda yang ada dalam pancasila bukan kepada tuhan yang maha esa.
"Memang secara umum di wilayah saya aman aman saja. Namun secara hati nurani dan pemikiran kami bingung atas dualisme yang beredar. Jadi kami bingung untuk menentukan mana yang harus dipilih NKRI atau Darul Islam," tuturnya.
Selain itu mereka pun mencemooh para pemimpin bangsa Indonesia yang dinilai tidak becus mengatur negara karena akibat akhlak yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.
Menurutnya, pusat negara DI Tilah wilayah Garut, menurut Hermanto berada di kawasan Kecamatan Sukawening. "Mereka sering melakukan pertemuan rutin satu pekan sekali," paparnya.
Meski telah berulang kali dilaporkan ke pihak kepolisian, namun menurut Hermanto sampai saat ini belum juga ada tanggapan.
(Fitra Iskandar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.