NGANJUK- Di beberapa daerah ulat bulu menyerang tanaman dan permukiman warga hingga meresahkan. Namun di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, ulat bulu malah menjadi makanan alternatif.
Warga Desa Pandean, Kecamatan Gondang beranggapan, ulat pohon turi mengandung protein tinggi dan dapat meningkatkan stamina. Tak hanya itu, rasanya juga gurih dan nikmat.
Di sela-sela waktu senggang, warga desa kerap berburu ulat yang biasa dikenal dengan nama "engkuk" ini.
Berbeda dengan hewan sejenis, ulat pohon turi ini bersembunyi dan tinggal di dalam batang bagian akar. Karena itu, untuk mendapatkannya, warga harus berusaha keras melubangi pohon.
Awalnya, warga sengaja memburu ulat ini karena bila dibiarkan, pohon turi akan mati. Maklum, ulat ini gemar memakan bagian akar. Namun kelamaan warga baru menyadari ulat mungil ini ternyata enak disantap.
Jiono (49), salah seorang penggemar ulat pohon turi ini, mengaku hampir setiap hari menyempatkan diri memburu ulat sepulangnya berladang di sawah. Menurutnya, rasa capek akan hilang setelah memakan ulat ini.
Cara mengkonsumsinya juga tidak terlalu sulit. Tanpa perlu diberi bumbu apa pun, ulat ini bisa langsung dibakar hingga matang, kemudian langsung disantap.
Berdasarkan penelitian, ahli gizi ulat mengaku ulat pohon turi mengandung protein yang cukup tinggi hingga 5,8 persen per 100 gram.
Ulat juga tidak ada toksin atau racun sehingga selain enak dan lezat, dijamin tidak akan keracunan.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.