JAKARTA - Secara umum masyarakat memanfaatkan tembakau sebagai bahan baku pembuat rokok. Namun tahu kah kamu, jika ternyata tembakau dapat diolah menjadi barang berguna lainnya?
Sejumlah lima mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) menemukan, kandungan tembakau dapat diaplikasikan sebagai antiseptik. Kelima mahasiswa jurusan Biokimia ini yakni Riska Ayu Purnamasari, Pratiwi Eka Puspita, Dhaniar Astri, Rinda Fadzila, dan Ahmad Jaelani Manurung.
"Penelitian kami adalah membuktikan daya antimikroba ekstrak tembakau dapat diaplikasikan sebagai antiseptik. Ini sebagai salah satu upaya mencari titik temu yang menguntungkan setiap elemen masyarakat terkait kesehatan dan budaya menanam tembakau," ujar Riska seperti dikutip dari siaran pers yang diterima okezone, Kamis (10/11/2011).
Setelah dilakukan pengujian, ekstrak tembakau terbukti mengandung senyawa yang antimikrobial. Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan, ditemukan daya antimikrobial ekstrak tembakau terhadap bakteri Escherichia coli (E. coli), Staphylococcus aureus (S. aureus), dan Pseudomonas aeruginosa (P. aeruginosa).
"Ekstrak tembakau memiliki potensi menghambat pertumbuhan bakteri E. coli dan S. aureus. Hasil ekstraksi menunjukkan, ekstrak etanol dalam minyak astiri tembakau paling efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri," katanya menjelaskan.
Melalui penelitian yang dilakukan berulang dan melewati berbagai tahapan, eskstrak tembakau memiliki kandungan yang dibutuhkan sebagai antiseptik dalam menghambat pertumbuhan bakteri.
"Maka sangat memungkinkan ekstrak tembakau dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan produk antiseptik," tutur Riska.
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.