WASHINGTON - Newt Gingrich secara resmi mengumumkan pengunduran diri dari pencalonannya sebagai kandidat presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik. Pengumumannya itu disampaikan dihadapan para pendukungnya di Arlington, Viginia, AS.
Dalam pengunduran dirinya tersebut Gingrich tidak serta merta memberikan dukungan kepada pesaingnya, Mitt Romney, yang hampir dipastikan akan maju mewakili Partai Republik dalam pemilihan umum Presiden AS pada November mendatang.
"Saya kadang-kadang masih mempertanyakan, apakah Mitt Romney cukup konservatif? Namun, ini bukanlah pilihan antara Mitt Romney dan Ronald Reagan. Ini adalah pilihan antara Mitt Romney dan presiden yang paling radikal dalam sejarah AS," ujar Newt Gingrich seperti dikutip BBC Kamis, (3/5/2012).
Meski telah menghentikan kampanyenya, Gingrich tidak berhenti menyerang Obama.
"Romney masih 60 ribu kali lebih tahu terkait dengan masalah penciptaan lapangan kerja daripada Obama," tutur Gingrich.
Gingrich yang juga merupakan mantan ketua kongres itu dilaporkan mengakhiri kampanyenya dengan meninggalkan hutang sebesar USD4 juta atau sekira Rp36 miliar (Rp9.204).
Sejak musim pemilu primary Partai Republik digelar pada Januari lalu, Gingrich yang juga merupakan mantan Ketua Kongres AS ini hanya berhasil meraih kemenangan di dua negara bagian, yakni South Carolina dan Georgia.
Namun, musim panas 2011 lalu Gingrich sempat merasakan pukulan telak setelah sejumlah juru kunci dalam kampanyenya memilih untuk mengundurkan diri.
Meski berhasil menang di dua negara bagian, Gingrich dinilai gagal membangun momentum selama musim pemilu primary mengingat dana kampanyenya yang jauh tertinggal dibandingkan pesaing terkuatnya, Mitt Romney.
Selama masa kampanyenya Gingrich kerap mendapatkan kecaman terkait dengan beberapa pernyataan kontroversialnya. Salah satunnya ketika Gingrich menyebut masyarakat Palestina sebagai masyarakat buatan.
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.