JAKARTA - Keluarga besar Bung Karno mengapresi keputusan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menetapkan nama Presiden Pertama RI Soekarno sebagai salah satu nama pasar di Sukoharjo.
"Saya mewakili keluarga mengucapkan terimakasih kepada Pak Bupati dan rakyat Sukoharjo karena sudah memberi nama pasar kota di sini pasar Soekarno. Karena sudah menyandang nama Bung Karno, kita harus bergotong royong supaya pasar ini mewarisi api semangat beliau yang ingin Indonesia itu berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri dalam bidang ekonomi dan menyejahterakan wong cilik," ungkap Puan Maharani, dalam rilisnya, Sabtu (23/6/2012) malam.
Namun, Puan mengingatkan agar nama pasar jangan hanya sekedar mengambil nama Soekarno akan tetapi nantinya harus berguna untuk seluruh rakyat Sukoharjo.
"Harus diingat selalu kenapa nama Soekarno digunakan, yaitu untuk menghargai jasa pahlawan yaitu Bung Karno dan cita-citanya agar bangsa Indonesia mandiri. Perlu kembalikan kebanggaan dan reputasi Indonesia di dunia internasional yang seperti dulu disegani," paparnya.
"Bung Karno itu yang menggali Pancasila dari sejarah dan budaya Indonesia pada tanggal 1 Juni 1945. Jadi kalau bicara Bung Karno pasti akan bicara Pancasila. Dari awal beliau sudah bilang bahwa Pancasila itu dasar negara dan di atas kelima dasar itulah kita mendirikan Negara Indonesia, kekal dan abadi," papar Puan.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik ini menjelaskan hampir sebulan sudah dilaksanakan berbagai acara yang membuat publik mengingat dan merenungkan kembali ide, gagasan dan cita-cita Bung Karno untuk rakyat Indonesia.
Setelah pasar Soekarno, Puan menyebut dirinya menantikan apalagi wujud api semangat Bung Karno yang akan dibuat menjadi kenyataan di Sukoharjo, supaya Sukoharjo makmur.
Pemberian gelar itu dianugerahkan oleh Pemerintah Soekoharjo dalam acara "Malam Bung Karno dan Pancasila" di lapangan Simpang Lima, Kabupaten Sukoharjo yang dihadiri oleh Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya serta unsur dari Pemkab Sukoharjo dan ratusan kader PDI Perjuangan. Acara tersebut juga dimeriahkan dengan pagelaran sendratari dengan tema “Lahirnya Pancasila”.
Puan Maharani mengungkapkan rasa gembiranya pelaksanaan acara sendratari itu, serta penetapan nama pasar Soekarno. Baginya, ini bukti nyata bahwa pemerintah dan masyarakat Sukoharjo terus menjaga dan terus berusaha mewujudkan Pancasila.
(Insaf Albert Tarigan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.