Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Presiden Ahmadinejad Diperlakukan Tidak Hormat di Brasil?

Khairisa Ferida , Jurnalis-Selasa, 26 Juni 2012 |16:10 WIB
Presiden Ahmadinejad Diperlakukan Tidak Hormat di Brasil?
Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad (Foto: CNN)
A
A
A

TEHERAN - Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad kabarnya menerima perlakuan tidak hormat selama berada di bandara ketika menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Bumi yang berlangsung di Rio de Jenairo, Brasil. Tidak hanya itu, Presiden Brasil Dilma Rousseff pun kabarnya sempat menolak bertemu dengan Presiden Ahmadinejad.

Kabar ini muncul setelah Mehr mengutip pernyataan seorang anggota parlemen Iran Avaz Heydarpour yang mengatakan Presiden Ahmadinejad telah menerima perlakuan kurang pantas ketika berada di bandara.

"Meskipun kami tidak memiliki banyak informasi terkait hal ini namun, kami tahu banyak dan perlakuan itu sangat tidak menyenangkan. Setelah Presiden Ahmadinejad ditolak untuk bertemu dengan Presiden Rousseff maka seharusnya ia segera kembali ke Iran," ujar Heydarpour yang dikutip Mehr dan dilansir Trend Selasa, (26/6/2012).

Namun, kabar ini segera dibantah oleh Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ramin Mehmanparast. Kepada Press TV, Mehmanparast menegaskan tidak ada insiden yang terjadi selama kunjungan Presiden Ahmadinejad ke Brasil.

Mehmanparast menambahkan terdapat protokol yang berbeda-beda terhadap setiap negara dan menurutnya itu adalah sesuatu yang wajar.

"Semua negara peserta telah mendapat pemberitahuan terkait protokol tersebut sebelumnya, setiap negara diberitahukan bagaimana mereka akan disambut. Tidak ada pengecualian, semua negara diperlakukan dengan formalitas yang sama," tegas Mehmanparast.

"Lagipula itu adalah konferensi internasional bukan pertemuan bilateral. Tidak semua orang berharap mereka akan bertemu dengan tuan rumah penyelenggara," tambah Mehmanparast.

Pemerintah Brasil sendiri belum mengeluarkan tanggapan terkait dengan meluasnya kabar kurang menyenangkan ini.

Sepanjang 2012, Presiden Ahmadinejad tercatat telah mengunjungi sejumlah negara di Amerika Latin seperti Kuba, Venezuela dan Ekuador. Dalam kesempatan tersebut, Ahmadinejad melakukan pembicaraan dengan pihak-pihak terkait guna memperluas kerjasama dengan Iran.

Sementara disaat yang bersamaan Amerika Serikat (AS) memperingatkan agar negara-negara Amerika Latin tidak mengembangkan hubungan bilateral mereka dengan Negeri Persia itu. AS khawatir pengaruh Iran akan mencapai belahan bumi bagian barat itu.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pemimpin Amerika Latin dilaporkan telah membangun hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Iran. Hal sebalinya justru melanda hubungan Iran-AS yang terus menerus menurun di tengah tuntutan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Washington.

(Rani Hardjanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement