SANTIAGO - Unjuk rasa menuntut perbaikan sistem pendidikan di Santiago, Chile berakhir ricuh. Menyusul bentrokan yang terjadi antara puluhan ribu mahasiswa dan aparat keamanan.
Untuk meredam bentrokan, polisi pun terpaksa menggunakan gas air mata. Sejumlah para pengunjuk rasa kabarnya ditangkap dalam insiden ini. Demikian diberitakan Russian Today, Rabu (29/8/2012).
Unjuk rasa kabarnya tidak hanya terjadi di Ibu Kota Chile, namun juga di sejumlah kota lainnya di negara itu.
Menurut pendemo, terdapat sekira 150 orang yang turut serta dalam unjuk rasa tersebut. Namun jumlah berbeda diungkap oleh otoritas setempat dengan mengatakan para pendemo hanya berkisar 50 ribu orang.
Aksi demonstrasi kali ini turut didukung oleh sejumlah orang yang berprofesi sebagai pendidik dan serikat buruh di Chile. Tindakan ini mereka tujukan untuk menuntut penghapusan biaya sekolah dan mendesak negara untuk memberikan dana khusus demi menaikkan kualitas sekolah-sekolah umum.
Sebelumnya, unjuk rasa menuntut perbaikan sistem pendidikan ini juga berakhir dengan ricuh setelah aparat keamanan menyerbu masuk ke sebuah sekolah dimana para pendemo berada. Aparat keamanan kabarnya menggunakan gas air mata dan menangkap sekira 140 pendemo karena dianggap melanggar ketertiban umum.
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.