MILAN - Mantan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi akan tetap melanjutkan pengadilan atas kasus skandal seksnya menjelang Pemilu Italia. Berlusconi sempat meminta agar pengadilannya ditunda, namun pengadilan menolaknya.
Karima el-Mahroug, perempuan yang diduga disewa Berlusconi sudah muncul di pengadilan. Mahrough dinyatakan sebagai saksi mata terakhir dan keputusan hakim dipastikan akan keluar sebelum pemilu dilaksanakan.
Politisi miliuner itu akan berpartisipasi dapam pemilu yang digelar 24 hingga 25 Februari. Pengacara Berlusconi sudah meminta pengadilan agar menunda kasus ini karena Berlusconi akan sibuk berkampanye. Demikian, seperti diberitakan Herald Scotland, Selasa (15/1/2013).
Meski demikian, jaksa berpendapat bahwa Berlusconi bukanlah seorang pemimpin partai atau seseorang yang akan dicalonkan sebagai Perdana Menteri Italia. Hakim menyebutkan pula, keabsenan Berlusconi dalam kampanye adalah sebuah keputusan pribadi dan tidak berhubungan dengan kewajiban Parlemen Italia.
Seperti diketahui, Berlusconi dituduh menyewa Mahrough dalam pesta seksnya tepat pada saat Mahrough masih berusia 18 tahun. Berlusconi maupun Mahrough menepis tuduhan itu.
Berlusconi berpendapat, dirinya hanya memberikan Mahrough uang tunai untuk mendirikan salon kecantikan dan menjauhi ranah pekerjaan di sektor prostitusi. Pada saat itu, Berlusconi yakin, usia Mahrough adalah 24 tahun.
Usia 18 tahun dinyatakan sebagai usia di bawah umur dalam Konstitusi Italia. Berlusconi yang pada saat itu masih menjabat sebagai kepala Pemerintahan Italia langsung didera kecaman.
(Aulia Akbar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.