Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rusia: Resolusi PBB untuk Korut Harus Diperhitungkan

Aulia Akbar , Jurnalis-Selasa, 26 Februari 2013 |19:01 WIB
 Rusia: Resolusi PBB untuk Korut Harus Diperhitungkan
Foto : Menlu Rusia Sergei Lavrov (EPA)
A
A
A

MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan, Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk Korea Utara (Korut) harus diperhitungkan. Resolusi itu juga tidak boleh menjadi dalil untuk melegalkan serangan ke Korut.

"Kami masih membahas Resolusi DK PBB yang harus diperhitungkan. Pertama-tama, langkah ini harus ditujukan untuk program nuklir dan misil Korut karena pembangunan program itu akan mengancam keamanan nasional," ujar Lavrov, seperti dikutip Xinhua, Selasa (26/2/2013).

Lavrov turut mengingatkan kembali, resolusi yang akan dicetuskan haruslah bersifat tegas dan diplomatis. Resolusi itupun tidak boleh memiliki celah yang bisa dimanfaatkan sebagai alat untuk memberikan mandat serangan ke Korut.

"Resolusi ini harus memberi penjelasan bahwa tidak ada alternatif lain, kecuali dialog untuk menyelesaikan masalah di Semenanjung Korea serta melanjutkan Dialog Six Party," paparnya.

"Kami berpikir, saat ini bukanlah saat yang tepat untuk meningkatkan kemampuan militer di wilayah itu (Korea) dengan menggunakan latihan militer besar, dan meningkatkan kemampuan misil yang ditujukan untuk menggempur Korut," tegas Lavrov.

Pada Jumat pekan lalu, Rusia dan China mengutarakan penyesalannya terhadap uji coba nuklir Korut. Namun Negeri Beruang merah tetap menolak adanya penggunaan kekuatan militer untuk menyelesaikan isu Korut.

Seperti diketahu, spekulasi mengenai intervensi militer ke Korut mulai bermunculan. Beberapa negara yang mempertimbangkan serangan ke Korut adalah Korea Selatan (Korsel) dan juga Jepang.

Menurut militer Korsel, serangan ke Korut merupakan serangan yang ditujukan untuk mencegah bencana nuklir. Negeri Ginseng itu juga terlihat makin giat menggelar latihan militer bersama Amerika Serikat (AS) dan memperbaharui persenjataannya.

(Aulia Akbar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement