Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

35 Pengikut Sulu Ditembak Mati di Filipina

Fajar Nugraha , Jurnalis-Kamis, 25 April 2013 |15:47 WIB
35 Pengikut Sulu Ditembak Mati di Filipina
Foto : Pasukan Sulu yang menduduki Sabah 9 Februari lalu (abn)
A
A
A

MANILA - Sekira 35 pengikut Kesultanan Sulu yang bersenjata lengkap dikabarkan tewas ditembak oleh pasukan Filipina. Para pengikut Sulu itu ditembak karena berniat untuk memasuki Sabah.

Menurut Menteri Pertahanan Malaysia Ahmad Zahid Hamidi, maksud dari 35 pengikut Sulu itu masuk ke Sabah karena mereka ingin membuat keributan di saat Pemilu Malaysia Mei mendatang.

"Jika mereka memasuki perairan Malaysia, kami akan menyerangnya. Kami akan membela kedaulatan negara," ujar Zahid Hamidi, seperti dikutip The Star, Kamis (25/4/2013).

Menhan Zahid menambahkan, 35 pengikut Sulu itu ditembak mati oleh Angkatan Laut dan penjaga pantai Filipina sebelum sempat masuk ke dalam perairan Malaysia. Namun pihak Filipina tidak bisa mengkonfirmasi serangan tersebut.

"Saya baru saja berbicara dengan Komando Angkatan Laut di Tawi-Tawi dan mereka tidak menerima laporan adanya insiden (penembakan) itu," ucap juru bicara Angkatan Laut Filipina Letnan Kolonel Edgard Arevalo.

Keterangan itu pun diperkuat ucapan Komando Tim 62 Angkatan Laut Filipina Kapten Renato Yongke. Kedua pejabat militer itu menegaskan bahwa mereka tidak mengetahui adanya laporan 35 pengikut Sulu yang bermaksud menyerang Malaysia.

9 Februari lalu pengikut Kesultanan Sulu menduduki wilayah Sabah, Malaysia. Mereka menilai wilayah Sabah masih masuk ke dalam kekuasaan Kesultanan Sulu.

Namun niat mereka berhasil digagalkan oleh pihak berwenang Malaysia setelah Operasi Daulat dilancarkan untuk mengatasi pengikut Sulu. Lebih dari 200 jiwa pengikut Kesultanan Sulu dilaporkan tewas dalam kejadian itu.

(Fajar Nugraha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement