Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

JK Upayakan Rekonsiliasi Anwar Ibrahim-PM Najib

Fajar Nugraha , Jurnalis-Senin, 06 Mei 2013 |21:04 WIB
JK Upayakan Rekonsiliasi Anwar Ibrahim-PM Najib
JK dan Anwar Ibrahim (Kiri) (Foto: Dok. pribadi JK)
A
A
A

KUALA LUMPUR - Mantan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla berada di Kuala Lumpur, Malaysia di tengah helatan Pemilu Malaysia 2013. JK, sempat mengutarakan niatnya untuk mengupayakan rekonsiliasi antara Perdana Menteri Najib Razak dengan pemimpin oposisi Anwar Ibrahim.

 "Ini kunjungan pribadi. Saya sudah lama berteman dengan Anwar Ibrahim sejak kami mahasiswa dan juga Najib bin Abdul Razak kebetulan dia orang Bugis," ucap JK dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Senin (6/5/2013).

"Jadi saya datang kepada dua sahabat yang sedang bertarung pada Pemilihan Raya Umum 13 Malaysia," tuturnya.

Keberadaan JK diharapkan bisa merangkai dan mendorong potensi rekonsiliasi antara Perdana Menteri Najib Razak dan Anwar Ibrahim. Dua orang yang disebutnya sahabat.

JK memuji seruan rekonsiliasi yang disampaikan Najib usai Barisan Nasional diumumkan oleh Suruhan Jaya Pemilihan Raya atau semacam KPU di Indonesia. Rekonsiliasi, kata JK, solusi terbaik bagi Malaysia.

"Ini perlu untuk melanjutkan pembangunan Malaysia yang disertai stabilitas dan kompromi di antara kedua kubu," kata JK.

Apakah rekonsiliasi yang dirajut Kalla akan bisa terwujud? Kalla mengatakan, ada potensi untuk itu. "Keduanya sahabat baik dan sahabat lama. Saya sudah bersahabat dengan Anwar. sejak jadi mahasiswa dan dengan Najib bersahabat karena kami kebetulan sama-sama orang Bugis," ujar JK.  

Mengenai pemilu di Malaysia, JK menjelaskan, pemilu di Indonesia 10 kali lipat lebih besar dibanding Pemilu  Malaysia. Pemilu di Malaysia hanya sepadan Pilkada Banten yang pemilihnya sekitar 13 juta orang. Kalau di Indonesia lebih 100 juta pemilih dan wilayahnya luas.

Keberadaan JK di Malaysia melihat proses pemilu, selain karena persahabatannya dengan Najib dan Anwar Ibrahim, juga untuk melihat dinamika regional. Menurutnya kalau Malaysia makin bagus akan berpengaruh positif secara regional di kawasan Asia Tenggara.

(Fajar Nugraha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement