POSO - Situasi Mapolres Poso di Jalan Pulau Sumatera, sehari pasca-serangan bom bunuh diri, masih dalam penjagaan ketat petugas. Selain menempatkan beberapa penembak jitu di bangunan tinggi, akses masuk ke Polres Poso juga hanya diberlakukan satu pintu.
Setiap orang yang masuk diperiksa ketat untuk memastikan tidak ada barang berbahaya yang dibawa.
Sementara itu, kerangka sepeda motor milik pelaku bom bunuh diri terlihat sudah ditutup dengan terpal biru. Petugas Polres Poso masih menunggu kedatangan tim dari Puslabfor Mabes Polri yang akan melakukan olah TKP.
Kapolres Poso, AKBP Susnadi, Selasa (4/5/2013), mengatakan, hasil identifikasi sementara, pelaku diduga kuat berasal dari luar Poso. Hal itu didasarkan tidak ada yang mengenal pelaku.
Pihak kepolisian sendiri sedang mempersiapkan materi untuk merilis foto wajah pelaku yang tidak hancur dalam serangan bom bunuh diri tersebut.
Seperti diberitakan, aksi bom bunuh diri terjadi pada Senin kemarin, sekira pukul 08.03 Wita. Pelaku yang mengendarai sepeda motor masuk ke halaman Mapolres dengan menerabas pos penjagaan. Bom dua kali meledak, ledakan kedua menghancurkan tubuh korban dan sekitar lokasi.
Tidak ada korban tewas selain pelaku. Satu orang mengalami luka, yakni pekerja bangunan yang merenovasi Masjid At Taqwa di kompleks Mapolres. Sementara ratusan polisi yang menggelar apel pagi selamat karena upacara dilakukan di halaman belakang Mapolres, tidak di depan.
(Anton Suhartono)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari