DENPASAR - Lantaran tidak mendapat pesawat, jasad Laurens Bahang Dama, baru bisa diterbangkan ke Nusa Tenggara Timur NTT pada Sabtu 16 Agustus 2014 lusa.
Yusdi Diaz, kerabat almarhum menuturkan, awalnya jasad pengusaha pariwisata itu direncanakan dibawa ke kampung halaman pada Jumat 15 Agustus besok.
Hanya saja, setelah beberapa kali mencari pesawat yang bisa menerbangkan jasad Ketua Komisi V DPR itu, jadwal penerbangan untuk hari Jumat sudah habis.
Belum lagi, jadwal penerbangan ke Labuan Bajo sangat terbatas, tidak bisa setiap saat terbang dan harus booking lebih dahulu.
"Baru dapat pesawatnya hari Sabtu siang sekira 13.10 Wita," imbuhnya di rumah duka kompleks RSAD Denpasar Kamis (14/8/2014).
Pesawat yang akan menerbangkan almarhum Laurens adalah Avia Star rute Denpasar Labuan Bajo.
Hingga siang ini, suasana rumah duka tempat almarhum disemayamkan terus didatangi pelayat dari berbagai kalangan.
Tampak Ketua PAN Bali Gede Nyoman Suweta.
Rencananya, beberapa prosesi sebelum jenazah diterbangkan ke kampung halaman dilakukan di rumah duka sesuai keyakinananya sebagai umat kristiani.
Saat melayat, Suweta mengaku kehilangan rekan dan tokoh yang memiliki wawasan nasionalisme yang tinggi.
"Beliau sebelum ke Jakarta kan ikut membesarkan PAN di Bali, dengan karakter kebinekatunggalikaan almarhum yang tidak memandang perbedaan akhirnya PAN bisa diterima di Bali" katanya.
Keteladanan dan karakter kebinekatunggalikaan itu lah, yang menjadikan Laurens sangat dihormati di jajaran partai dan masyarakat lainnya.
(TB Ardi Januar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.