Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kader Demokrat Jabar Pede SBY Terpilih Aklamasi

Oris Riswan , Jurnalis-Senin, 11 Mei 2015 |13:49 WIB
Kader Demokrat Jabar Pede SBY Terpilih Aklamasi
A
A
A

BANDUNG - Sebanyak 78 kader Partai Demokrat dari Jawa Barat Kongres Partai Demokrat bertolak dari Bandung menuju Surabaya untuk menghadiri Kongres Partai Demokrat. Mereka berangkat dengan optimisme tinggi bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan kembali terpilih sebagai ketua umum.

Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Iwan Sulanjana, mengatakan, Demokrat se-Jawa Barat bulat mendukung kembali SBY untuk menakhodai partai.

"Jawa Barat sudah pasti meminta kembali SBY memimpin. DPC se-Jawa Barat dan DPD akan mengusulkan itu," kata Iwan.

Alasan utamanya, SBY dipandang sebagai sosok yang mampu menyatukan internal Partai Demokrat. "Saat ini, kami melihat hanya Pak SBY yang bisa menyatukan Demokrat. Yang lain enggak ada," ungkapnya.

Ia optimistis SBY akan terpilih secara aklamasi dalam kongres nanti. "Sampai sekarang, Pak SBY belum menjawab mau atau tidak (kembali memimpin Demokrat). Saya harap mudah-mudahan aklamasi," tuturnya.

Menurutnya, berdasarkan hasil komunikasi dengan sejumlah ketua DPD Partai Demokrat dari berbagai daerah di Indonesia, dukungan bagi SBY sangat banyak. Hal itu yang membuatnya optimistis bahwa SBY akan melenggang dengan mulus.

"Kemarin kita kumpul para ketua DPD, saya rasa hampir 100 persen solid (mendukung SBY)," jelas Iwan.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Didin Supriadin, menegaskan SBY merupakan sosok pemersatu bagi Demokrat. Di tengah kisruh internal yang pernah terjadi, SBY-lah yang jadi penyelesai masalah.

"Kita butuh sosok seperti Pak SBY untuk memimpin Demokrat ke depan. Beliau sangat cerdas, santun, dan mampu mempersatukan kader," tandas Didin.

(Carolina Christina)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement