Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Misteri Prasasti 'Pengayoman' Belum Terkuak

Misteri Prasasti 'Pengayoman' Belum Terkuak
Foto ilustrasi (Okezone)
A
A
A

TEMANGGUNG - Peneliti belum mampu membaca isi tulisan batu prasasti yang ditemukan pekerja terpendam di tanah saat pembangunan pagar keliling Pendopo Pengayoman Komplek Rumah Dinas Bupati Temanggung.

Demi keamanan batu prasasti yang ditemukan 2014 tersebut kini diletakkan di sudut tenggara halaman rumah dinas bupati, disamping penampungan sampah.

Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung, Didik Nuryanto Selasa (16/2/2016) mengatakan peneliti belum dapat membaca secara utuh isi tulisan yang terpahat di batu prasasti tersebut. "Peneliti kesulitan mambaca karena tulisan tidak lagi jelas," katanya.

Dikatakan, usai penemuan, pihaknya langsung mendatangkan tim dari Balai Arkologi (Balar) Yogyakarta dan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah. Hasil, awal diprediksi batu prasasti pada peninggalan zaman mataram kuno. Ini diketahui dari terbacanya angka tahun 784 saka atau 862 masehi.

Tulisan prasasti, katanya, adalah huruf kawi dengan bahasa jawa kuno. Hanya saja detail tulisan belum diketahui. "Tulisan telah aus, perlu kecermatan dalam membaca, ini membutuhkan waktu lama," katanya.

Disampaikan, batu prasati itu diduga kuat menjadi bagian penting perjalanan sejarah pemukiman di Temanggung, karenanya disimpan dengan baik dan dijaga dari kerusakkan.

Kedepan katanya, batu prasasti tersebut akan pasang di sekitar taman di komplek Pendopo Pengayoman, meskipun belum bisa di baca namun prasati tersebut tidak lebih tua dari Situs Liyangan yang ada di Dusun Liyangan Desa Purbosari Kecamatan Ngadirejo.

“Diperkirakan batu prasasti ini sezaman dengan rakai Pikatan dan candi Gondosuli, tapi itu baru perkiraan,” katanya, dikutip dari KRjogja.com.

Dikatakan Didik, batu dengan ukuran yang cukup besar ini, kali pertama di temukan oleh pekerja yang sedang melakukan renovasi pada pagar keliling di komplek tersebut diakhir tahun 2014 lalu.

(Amril Amarullah (Okezone))

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement