Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pascagempa Yogya, Hanya Gapura yang Tersisa

Agregasi Kedaulatan Rakyat , Jurnalis-Jum'at, 27 Mei 2016 |14:14 WIB
Pascagempa Yogya, Hanya Gapura yang Tersisa
Gapura STIE Kerjasama (KRjogja)
A
A
A

BANTUL – Hari ini, 10 tahun yang lalu, warga diguncang bencana gempa tektonik berkekuatan 5,9 Skala Richter (SR). Ribuan jiwa melayang akibat peristiwa tersebut. Banyak bangunan hancur dan tak bisa lagi diselamatkan. Salah satunya adalah Kampus STIE Kerjasama di Jalan Parangtritis Salakan, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta.

Sebelum gempa terjadi, bangunan tiga lantai tersebut tampak kokoh, namun setelah gempa meluluhlantakan Yogya dan sekitarnya, bangunan itu hampir ambruk dan terlihat miring. Tak bisa lagi ahli konstruksi menyelamatkan bangunan yang menimpa seorang pekerja hingga meninggal dunia kala itu.

Beberapa tahun pascagempa, area yang dulu dijadikan Kampus STIE Kerjasama tersebut kini mangkrak. Terlebih lagi lahan tersebut juga terlibat sengketa, sehingga kondisinya kini memprihatinkan.

Kini, lahan yang dulunya menjadi tempat ribuan mahasiswa menempuh pendidikan itu lebih difungsikan sebagai tempat parkir. Sesekali juga digunakan untuk pasar malam maupun tempat menggelar sirkus keliling.

Is (52), warga sekitar mengisahkan bagaimana kawasan Kampus STIE Kerjasama, sebelum gempa terjadi di Yogya. "Dulu ramai anak kos, depan kampus ini banyak tempat kos dan selalu penuh," kenangnya, seperti dikutip dari KRjogja, Jumat (27/5/2016).

Warga lainnya, Tuginem (46) menambahkan, ia merupakan salah satu warga Yogya yang kehilangan anggota keluarga akibat gempa tersebut. Wanita pekerja tambal ban itu kehilangan anak laki-lakinya saat itu.

"Saya kehilangan anak saya dan memang sangat berat ketika ingat waktu itu. Rumah saya hancur dan semua orang bingung berhamburan. Saya melihat juga gedung Kerjasama ini hampir roboh, pokoknya bingung sekali waktu itu menyelamatkan diri sendiri-sendiri," ujarnya.

Kini, bangunan yang dianggap monumental tersebut sudah tak ada lagi. Hanya gapura yang dahulu menjadi pintu para mahasiswa saat hendak kuliah yang masih tersisa.

(Fransiskus Dasa Saputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement