Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pelayanan Belum Maksimal, Kebocoran PDAM Sukoharjo Masih Tinggi

Agregasi Kedaulatan Rakyat , Jurnalis-Jum'at, 13 Januari 2017 |10:12 WIB
Pelayanan Belum Maksimal, Kebocoran PDAM Sukoharjo Masih Tinggi
Ilustrasi
A
A
A

SUKOHARJO - Kasus kebocoran air milik PDAM Sukoharjo masih tinggi sebesar 30%. Penyebab kebocoran beragam mulai dari pipa rusak hingga pencurian. Angka kebocoran terus ditekan dengan melakukan berbagai usaha.

Direktur PDAM Sukoharjo Muhammad Mahfud Faozi, Jumat (13/1/2017) mengatakan, kasus kebocoran air sebesar 30% merupakan data terakhir di PDAM Sukoharjo per Desember 2016. Pada Januari 2017 ini PDAM Sukoharjo berusaha menekan agar kasus kebocoran bisa berkurang.

Kebocoran sendiri terjadi karena berbagai sebab seperti faktor teknis dan nonteknis. Untuk faktor teknis disebabkan karena usia pipa PDAM Sukoharjo untuk menyalurkan air kepada pelanggan sudah berusia tua lebih dari 20 tahun. Pipa tersebut belum diganti sehingga terjadi kebocoran.

PDAM Sukoharjo sudah melakukan pemetaan di mana saja pipa berusia tua yang terjadi kebocoran. Penggantian secara bertahap sudah dilakukan di sejumlah wilayah. Kondisi pipa berukuran besar dan tertanam di tanah membuat petugas harus melakukan kerja ekstra. Sebab pada saat penggantian tersebut kemungkinan berdampak pada pelayanan kepada masyarakat karena aliran air terganggu.

Faktor non teknis penyebab kebocoran air terjadi karena adanya pencurian. Selain itu juga karena air terbuang pada saat petugas melakukan penggantian pipa atau perawatan rutin.

Khusus untuk kasus pencurian PDAM Sukoharjo melakukan pelacakan melalui data pelanggan. Selain itu juga menerjunkan petugas untuk mengecek ke lokasi rawan.

Penindakan terhadap pelaku pencurian juga akan dilakukan PDAM Sukoharjo dengan melibatkan aparat penegak hukum. Pelaku dianggap sudah berbuat melanggar aturan hukum jadi perlu diberikan sanksi tegas.

“Pada tahun 2017 ini kami berharap kasus kebocoran air bisa ditekan semaksimal mungkin,” ujar Faozi  seperti mengutip KRjogja.

(Ranto Rajagukguk)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement