Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tambang Freeport Diguncang Gempa, Aktivitas Dihentikan Sementara

Saldi Hermanto , Jurnalis-Rabu, 14 Juni 2017 |03:04 WIB
Tambang Freeport Diguncang Gempa, Aktivitas Dihentikan Sementara
A
A
A

TIMIKA - Gempa di dalam area pertambangan PT Freeport terjadi pada Selasa (13/6/2017), tepatnya di area Panel 14, Drop Point 11, Deep Mile Level Zone (DMLZ) Underground (UG). Peritiwa ini menyebabkan satu orang pekerja tambang dari PT Redpath mengalami gangguan pernapasan akibat tekanan udara, dan kini sedang dirawat di RS Tembagapura.

Berdasarkan data yang diperoleh sejumlah awak media di Timika, Kabupaten Mimika, Papua menjelaskan, terjadinya gempa ini mengakibatkan pergeseran batuan alam di area Panel 14.

Terkait peristiwa ini, juru bicara PT Freeport Indonesia Riza Pratama mengatakan kalau pihaknya sementara melakukan evaluasi terkait peristiwa yang terjadi. PT Freeport sendiri belum bisa memastikan penyebab terjadinya gempa, apakah dari faktor alam atau akibat dari adanya operasi yang berlangsung didalam terowongan.

“Kami masih mengevaluasi kondisi dan insiden yang terjadi,” ujar Riza Pratama.

Dari data yang diperoleh, terdapat salah satu pekerja yang juga berada disekitar lokasi kejadian menjelaskan, sekira Pukul 09.30 WIT ketika alat jumbo drill berada di samping kanan alat jumbo tiba-tiba terjadi gempa. Gempa tersebut menyebabkan terjadinya tekanan bebatuan dari sisi samping terowongan, dan saat itu juga tiba-tiba di dalam terowongan menjadi gelap. Saat itu korban yang bernama Antonius Silambi langsung berlari meninggalkan lokasi kejadian.

Sekira Pukul 10.30 WIT setelah korban meninggalkan lokasi kejadian, rekan korban menghubungi tim emergency guna memperoleh pertolongan untuk korban sekaligus mengevakuasi korban dari sekitar lokasi kejadian. Saat dievakuasi ke Rumah Sakit Tembagapura korban langsung ditangani secara intensif oleh pihak medis.

Hasil pemeriksaan X Ray korban tidak mengalami gangguan berupa patah tulang maupun luka terbuka akibat kejadian itu, hanya saja korban mengalami ganguan pernafasan dan mengalami shock sehingga harus dirawat sementara waktu di rumah sakit.

Sejak kejadian pada Selasa pagi, hingga sore aktivitas di lokasi DMLZ UG ditutup sementara waktu, seluruh pekerja dievakuasi keluar dari torowongan. Sementara tim dari Geotech sedang melakukan pemeriksaan terkait gempa yang terjadi.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement