Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menkes: Saya Minta Tolong, Jangan Ada Penolakan Vaksin Difteri!

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Kamis, 28 Desember 2017 |03:30 WIB
Menkes: Saya Minta Tolong, Jangan Ada Penolakan Vaksin Difteri!
Menkes Nilla F Moeloek (Foto: Okezone)
A
A
A

BOGOR - Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Djuwita F. Moeloek berharap, tak ada pihak-pihak yang menolak adanya tindakan Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi terhadap penyakit difteri. Pasalnya, pemerintah telah menetapkan penyebaran wabah penyakit ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Nila mengatakan, Kemenkes akan menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) untuk mensosialisasikan bahaya dari penyakit difteri. Terlebih, tidak ada lagi metode pencegahan lain kecuali menggunakan ORI.

"Tentu ada Kemenag, saya minta tolong tidak ada penolakan. Jadi, kalau sudah ada memang wabah, KLB seperti ini, mau enggak mau kita harus lakukan. Jadi, tidak boleh ditolak," kata Nila di Kompleks Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu 27 Desember 2017.

(Baca Juga: Penanganan KLB Difteri, JK: Vaksin Harus Asli dan Tepat Waktu)

Nila melanjutkan, infeksi penyakit difteri terjadi lantaran adanya daya tahan tubuh yang menurun. Sehingga kuman pada penyakit tersebut dapat dengan mudah menyerang tubuh manusia.

Ia menjelaskan, bahwa status KLB ditetapkan pemerintah dalam kasus penyakit difteri sebagai early warning system yang berfungsi untuk memberitahukan akan bahayanya penyakit yang sulit untuk didiagnosa ini.

"Jadi, KLB itu bukan wabah, itu adalah early warning, kewaspadaan dari kita. Karena dengan begitu ada, kita harus melakukan outbreak respond immunitation atau ORI. Sebenarnya ini sudah dilakukan di daerah-daerah. Kita kan sudah memberikan tentunya vaksin untuk disimpan di dinas kesehatan," lanjutnya.

(Baca Juga: Anies Masifkan Pencegahan Difteri di Ibu Kota)

"Dan (ORI) ini mau tidak mau kita lakukan sekarang pusat turun tangan untuk bersama-sama dengan daerah untuk kita lakukan ORI ini," tandasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement