Mual-Mual Usai Divaksin Difteri, Puluhan Santri di Jember Masih Dirawat

Agregasi Antara, · Rabu 28 Februari 2018 11:31 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 28 519 1865826 mual-mual-usai-divaksin-difteri-puluhan-santri-di-jember-masih-dirawat-YPxBqgatCG.jpg ilustrasi (Foto: Ist)

JEMBER - Puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Madinatul Ulum di Desa Cangkring, Kabupaten Jember, Jawa Timur hingga Rabu (28/2/2018) pagi masih mendapat perawatan di klinik pesantren dan puskesmas Jenggawah karena mengalami dehidrasi setelah diimunisasi difteri dari petugas Dinas Kesehatan setempat.

"Alhamdulillah kondisi puluhan santri mulai membaik, namun sebanyak 21 santri masih dirawat di klinik pesantren dan satu orang di Puskesmas Jenggawah sudah diperbolehkan pulang," ujar pengasuh Ponpes Madinatul Ulum di Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember.

Sebanyak 600 lebih santri di Ponpes Madinatul Ulum mendapatkan vaksin difteri pada Selasa kemarin dan setelah seharian beraktivitas, sebanyak 73 santri mengalami dehidrasi, mengeluh pusing, mual dan lemas, sehingga dirawat di klinik pesantren dan puskesmas pada malam harinya.

(Baca juga: Siswi SD di Tangsel Meninggal, Diduga Terkait Vaksin Difteri)

"Imunisasi difteri tersebut sesuai dengan instruksi pemerintah dan ratusan santri diimunisasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jember dan yang mendapat imunisasi adalah ratusan santri tingkat SMP, sedangkan santri SMA akan menyusul karena masih ada ujian sekolah," tuturnya.

Menurutnya, para santri sebagian belum sarapan sebelum disuntik vaksin difteri dan memang ada santri yang kondisinya kurang sehat, serta para santri bermain sepak bola setelah disuntik vaksin difteri, sehingga hal tersebut yang menyebabkan puluhan santri mengalami dehidrasi, mual, pusing, demam, dan lemas.

"Berdasarkan informasi dari petugas medis, seseorang yang akan diimunisasi difteri harus dalam kondisi sehat dan disarankan makan dulu, sehingga ketidaktahuan santri akan dampak vaksin difteri yang menyebabkan kejadian dehidrasi massal terjadi di pesantren," ujarnya.

Kendati demikian, lanjut dia, kegiatan Ponpes Madinatul Ulum pada Rabu pagi berjalan normal dan lancar karena sebagian siswa yang sehat mengikuti kegiatan belajar seperti biasanya dan santri yang sakit masih dirawat di klinik pesantren.

(Baca juga: Dinkes Tangsel Tepis Isu Tewasnya Siswi SD Akibat Diberi Vaksin Difteri)

Sementara Kepala Puskesmas Jenggawah, Nuri Usmawati mengatakan efek sampimg dari pasien yang diimunisasi difteri tersebut berbeda-beda dan tergantung dari fisiknya, namun seluruh santri kondisinya sudah membaik.

"Tidak semua santri mengalami dehidrasi karena imunisasi difteri, tapi ada juga yang badannya panas sebelum diimunisasi," tuturnya.

Menurutnya, para santri yang mendapatkan penanganan medis tersebut mengeluhkan badannya demam dan ada yang disertai mual, serta pusing.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini