Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Din Syamsuddin Harap Umat Islam Maafkan Sukmawati

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Kamis, 05 April 2018 |13:58 WIB
Din Syamsuddin Harap Umat Islam Maafkan Sukmawati
Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama antaragama Din Syamsuddin (Foto: Fakhrizal Fakhri/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - ‎Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antar Agama dan Peradaban (UKP-DKAAP), Din Syamsuddin berharap umat Islam Indonesia memaafkan Sukmawati Soekarnoputri.

Sehingga, ia mengimbau kepada pihak pelapor Sukmawati atas polemik puisi "Ibu Indonesia" itu untuk mencabut laporannya di kepolisian.

"Eloknya untuk ditarik gitu, walaupun memaafkan proses hukumnya jalan terus itu namanya enggak memaafkan. Kalau memang sungguh-sungguh, tanya saja lagi sama beliau (Sukmawati) yang tulus minta maaf," ujar Din di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/4/2018).

 (Baca: Habib Rizieq Restui Persaudaraan Alumni 212 Polisikan Sukmawati )

Menurut Din, putri Presiden Soekarno itu telah menyampaikan permohonan maafnya ke publik. Selain itu, Sukmawati juga bersedia memperdalam kembali agama Islam."Ini ada seorang muslim, minta maaf, mau belajar Islam, ajaran Islam harus diberi maaf, maka enggak ada salahnya ditarik (laporannya)," tutur Din.

Mantan Ketua Umun PP Muhammadiyah itu mengungkapkan bahwa telah bertemu dengan Sukmawati untuk mendengarkan kembali puisi "Ibu Indonesia" yang telah dibacakan dalam sebuah acara Indonesia Fashion Week beberapa waktu lalu."Dan tanggapan saya waktu itu, pertama sebagai karya sastra memang bersifat nisbi, karena itu hasil ciptra, karya, rasa manusia yang sering abstrak, makanya sangat mungkin diterima beragam, ada yang setuju, senang, tidak senang, bahkan ada yang tersinggung," papar Din.

 (Baca juga: Sukmawati Telah Meminta Maaf, Hanura: Pelaporan Tak Kita Cabut)

Lebih jauh, ia mengakui, bahwa terdapat beberapa bait puisi yang sangat potensial untuk menimbulkan ketersinggungan, terutama terkait kidung lebih merdu dari kumandang adzan‎. "Beliau agak tersentak, agak kaget karena pengakuannya bahwa ibu Sukmawati tidak berniat sama sekali untuk melecehkan, menghina umat Islam dan Islam sebagai agama yang merupakan agamanya sendiri," kata Din.

Sekadar informasi, puisi Ibu Indonesia yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri mengusik sebagian warga negara Indonesia, khususnya umat Islam. Pasalnya, diksi dalam puisi tersebut terkesan menyudutkan syariat Islam.

Beberapa kalimat puisi Sukmawati yang dianggap menyudutkan Islam, di antaranya soal pengakuan ketidaktahuan akan syariat Islam, membandingkan sari konde Indonesia dengan cadar, dan membandingkan suara kidung ibu Indonesia dengan alunan azan. Beberapa pihak telah melaporkan Sukmawati ke polisi atas ulahnya tersebut.

(Ulung Tranggana)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement