Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bahas Kebocoran Data, Komisi I Tanya Langkah Pencegahan dari Facebook

Bayu Septianto , Jurnalis-Selasa, 17 April 2018 |11:41 WIB
Bahas Kebocoran Data, Komisi I Tanya Langkah Pencegahan dari Facebook
RDP Komisi I DPR RI dengan Facebook Indonesia. (Foto: Bayu Septianto/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Pihak Facebook Indonesia dan Asia Tenggara akhirnya memenuhi undangan Komisi I DPR RI untuk dimintai keterangan terkait kebocoran lebih dari 1 juta data pengguna Facebook di Tanah Air. Anggota Komisi I DPR RI Bobby Rizaldi Aditya mengatakan, dalam rapat dengar pendapat (RDP) ini, pihak Facebook diminta menjelaskan persoalan sebenarnya. Lalu, pencegahan yang sudah dilakukan Facebook di Indonesia.

"Apa langkah-langkah FB untuk mencegah kejadian tersebut tidak berulang, khususnya di Indonesia?" ujarnya di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (17/4/2018).

(Baca: Polri Akan Periksa Facebook Indonesia soal Data Bocor)

https://img.okezone.com content 2018 04 05 207 1882411 lebih-dari-1-juta-pengguna-facebook-indonesia-jadi-korban-kebocoran-data-8pBYEFtXcY.jpg

Jumlah kebocoran data pengguna Facebook. (Foto: Facebook)

Dalam keterangannya, ia juga menjelaskan terkait perkembangan pembayaran pajak pihak Facebook terhadap komersialisasi produk-produknya di dalam negeri.

Selain itu, Facebook Indonesia dimintai penjelasan soal regulasi komersialisasi serta hubungan antara platform over the top content (OTT) dengan penyelanggara operator telekomunikasi.

"Masalah OTT (over the top content) platfotm seperti FB, Google, WA, dan lain-lain sudah menjadi masalah dunia, mulai dari tidak adanya regulasi komersialisasi, hubungan antara platform OTT dengan penyelenggara operator telekomunikasi, maupun hal perpajakannya," ucap dia.

Sekadar informasi, jumlah korban skandal Cambridge Analyctica kini mencapai 87 juta pengguna Facebook. Indonesia menjadi negara ketiga yang menjadi korban kebocoran data terbanyak dengan 1,096 juta akun atau sekira 1,2 persen dari total korban yang ada.

(Baca: Polri Persilakan Korban Facebook Melapor)

Dalam sebuah pernyataan, Tim Facebook menyatakan bahwa pada Senin 9 April 2018 mereka akan mengungkap siapa saja yang menjadi korban.

Akan tetapi, media sosial besutan Mark Zuckerberg tersebut tidak akan mengumbarnya secara terbuka. Pihaknya bakal memberi sebuah peringatan kecil di pojok kanan atas akun Facebook yang menjadi korban kebocoran data.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement