Kapolres Tanjab Barat Beri Maaf Pelaku Pembuat Akun Facebook Palsu

Azhari Sultan, Okezone · Kamis 28 Mei 2020 09:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 28 340 2220745 kapolres-tanjab-barat-beri-maaf-pelaku-pembuat-akun-facebook-palsu-1VXBqkRPEY.jpg (Foto: Istimewa)

JAMBI – Akun Facebook palsu dibuat untuk penggalangan donasi Covid-19. Akun Facebook palsu tersebut mencatut nama dan foto Kapolres Tanjungabung Barat AKBP Guntur Saputro.

Pasca diamankannya pelaku, Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro memberikan maaf kepada pelaku berinisial HB.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro saat dihubungi membenarkan hal tersebut.

Kapolres menilai, dikarenakan banyaknya kegiatan Polres Tanjab Barat yang sering membagikan bantuan dan mendapat tanggapan positif dari masyarakat sehingga pelaku nekat memanfaatkan situasi dengan membuat akun Facebook mengatasnamakan dirinya.

"Modus pelaku, dengan meminta sumbangan atau penggalangan dana kepada warga untuk penanggulangan Covid-19 di Tanjab Barat," ungkapnya, Kamis (28/5/2020).

Akan tetapi, katanya, semua permasalahan yang ada ini dapat terselesaikan secara kekeluargaan. Namun demikian, penyelesaian ini agar kiranya dapat memberikan efek jera kepada pelaku.

“Kepada pelaku, kita minta agar meminta maaf secara terbuka di depan umum melalui media sosial dan media massa sebagai pertanggungjawaban kepada masyarakat," tegas Guntur.

Kebijakan pemberian maaf ini, ujarnya, murni demi mempertimbangkan kemanusiaan dan kemanfaatan hukum.

"Semoga kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tanjab Barat, agar jangan ada lagi yang berani-berani membuat akun palsu dengan mengatasnamakan dirinya (Kapolres). Apalagi untuk kepentingan pribadi," pungkas Guntur.

Sementara itu, pelaku HB mengaku, dirinya nekat membuat akun Facebook palsu tersebut karena termotivasi melihat aktifnya Kapolres Tanjab Barat dalam rangka memberikan bantuan kepada masyarakat.

Di samping itu, karena terdesak masalah hutang, sehingga dirinya nekat membuat akun Facebook palsu tersebut dengan modus meminta sumbangan atau penggalangan dana kepada warga untuk penanggulangan Covid-19.

“Perbuatan ini baru pertama kali saya lakukan. Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat khususnya Kapolres Tanjab Barat dan keluarga besar Polres Tanjab Barat. Saya sangat menyesal dan berjanji tidak akan mengulanginya kembali,” ujar HB.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini