nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tiga Bocah Jadi Korban DBD, Rescue Perindo Fogging Ratusan Rumah di Sragen

Bramantyo, Jurnalis · Selasa 26 Februari 2019 14:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 26 512 2023017 tiga-bocah-jadi-korban-dbd-rescue-perindo-fogging-ratusan-rumah-di-sragen-lL9UdHqBR1.jpg

SRAGEN - Sebanyak 3 orang anak di Dukuh Sumbermulyo terkena wabah demam berdarah dengue (DBD). Ketiga bocah tersebut terkena demam berdarah itu sempat dilarikan ke rumah sakit

Kondisi ini membuat warga di Dukuh Sumbermulyo atau tepatnya di RT 08,09 RW 06 Kedungwaduk, Karangmalang, Sragen, Jawa tengah resah hingga akhirnya mengajukan permohonan untuk di fogging ke Partai Perindo.

Mendapat permohonan dari warga di dukuh Sumbermulyo, tim Rescue Perindo di bawah pimpinan Nano Suyatno langsung bergerak blusukan di dukuh tersebut.

"Dua rukun tetangga (RT) yang di Fogging ini, RT 8 dan RT 09 ini termasuk RT gemuk. Satu RT nya saja itu ada 70 Kepala Keluarga. Jadi total dua RT itu ada sekitar 140 atau 150 lebih KK," papar Nano pada Okezone, Selasa (26/2/2019).

Menurut Nano, kendala berat yang dihadapi oleh tim Rescue Perindo saat fogging adalah rumah yang saling berdempetan. Selain tempat tinggal yang saling berdempetan, pengetahuan warga tentang pemberantasan sarang nyamuk (PSN) itupun sangat minim.

Ini terlihat banyaknya timbunan barang-barang bekas yang sangat berpotensi menjadi sarang nyamuk untuk berkembang biak.

"Saat saya tanya, apakah tidak ada sosialisasi dari pihak Desa tentang bahayanya menyimpan barang bekas di rumah,karena bisa dijadikan tempat sarang nyamuk. Para warga menjawab, bila mereka belum mendapatkan sosialisasi tentang itu dari pihak desa," terangnya.

Melihat kondisi ketidaktahuan warga karena belum adannya sosialisasi PSN, pihaknya juga memberi pembinaan pada warga untuk menjaga kebersihan, terlebih pada genangan air dan juga rerimbunan rumput di sekitar rumah.

Sebab, tempat-tempat itu menjadi sarang berkembang biak berbagai nyamuk. Apalagi lokasi di mana fogging digelar, jarak antar rumah saling berdekatan.

"Sambutan warga sangat baik, mereka puas karena fogging ini bisa mencegah penyebaran nyamuk yang dapat menyebabkan penyakit demam berdarah, masyarakat puas setelah kami fogging,"jelasnya.

Dikatakan, fogging yang dilangsungkan atas permintaan warga ini bersifat gratis. Untuk pengadaan obat dan alat penyemprotan telah ditanggung rescue perindo.

"Untuk pelaksanaan fogging, warga Kabupaten Sragen yang membutuhkan bisa mengajukan permintaan di kantor DPD Perindo Sragen," katanya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini