nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rapat di MPR, Permadi Batal Hadiri Pemeriksaan Polisi

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Selasa 14 Mei 2019 12:42 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 14 337 2055458 sedang-rapat-di-mpr-permadi-batal-hadiri-pemeriksaan-polisi-5Al8wT9AEM.jpg Sidang (Shutterstock)

JAKARTA -  Dijadwalkan akan diperiksa terkait kasus dugaan makar. Dirinya diperiksa sebagai saksi di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan hari ini, Selasa (14/5/2019), namun agenda pemeriksaan itu terpaksa dibatalkan lantaran beberapa hal.

Permadi mengatakan, alasan dirinya tidak bisa hadir dalam pemeriksaan yang sudah diagendakan oleh penyidik Bareskrim lantaran dirinya tengah mempunyai agenda kesibukan rapat.

 Baca juga: Politikus Gerindra Permadi Dilaporkan ke Polisi karena Bicara Revolusi

"Hari ini saya tidak hadir karena ada rapat MPR, dan lagi tidak ada pemberitahuan untuk kasus apa hari ini di surat panggilan," kata Permadi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Lantaran tak hadir, Permadi mengatakan sudah mengirim tim kuasa hukum untuk bertemu penyidik guna meminta penundaan pemeriksaan atau diagendakan ulang. Namun, ia menyebut belum mendapat informasi terkait penjadwalan ulang agenda pemeriksaan terhadapnya.

 Politikus Partai Gerindra Permadi

“Sudah hari ini. Saya belum tahu tapi tadi pagi atau kapan karena yang bawa pengacara saya, saya sudah di MPR,” beber dia.

 Baca juga: Ini Motif Pria Asal Cirebon Membuat Video Provokasi Adu Domba TNI-Polri

Untuk diketahui, Permadi, dipanggil menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus yang menjerat Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen, dengan dugaan penyebaran berita bohong dan makar.

Ataupun surat panggilan tersebut bernomor S.Pgl/1041-Subdit-I/V/2019/Dit Tipidum tertanggal 10 Mei 2019.

Sementara, Kivlan dilaporkan oleh seorang wiraswasta bernama Jalaludin. Laporan tersebut telah diterima dengan nomor LP/B/0442/V/2019/BARESKRIM tertanggal 7 Mei 2019.

 Baca juga: Pengadu Domba TNI-Polri Ditetapkan sebagai Tersangka

Pasal yang disangkakan adalah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 an/atau Pasal 15, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 jo Pasal 110 jo Pasal 87 dan/atau Pasal 163 jo Pasal 107.

(rzy)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini