nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bertemu Pompeo, Putin Tawarkan Perbaikan Hubungan AS dan Rusia

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 15 Mei 2019 13:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 15 18 2055971 bertemu-pompeo-putin-tawarkan-perbaikan-hubungan-as-dan-rusia-sg8Wcf4mKT.jpg Foto: RIA Novosti.

SOCHI - Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan kepada Menteri Luar negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo bahwa dia memiliki kesan Presiden Donald Trump ingin memulihkan hubungan antara Moskow dengan Washington setelah penyelidikan oleh Robert Mueller membuktikan dia tidak bersalah atas tuduhan kolusi dengan Rusia.

"Seperti yang Anda tahu, hanya beberapa hari yang lalu, saya mendapatkan kesempatan berbicara dengan presiden AS di telepon," kata Putin kepada Pompeo pada Selasa, ketika keduanya bertemu di Sochi.

BACA JUGA: Penyelidik Sebut Trump Tak Berkonspirasi dengan Rusia saat Pemilu 2016

"Saya mendapat kesan bahwa presiden (AS) cenderung untuk membangun kembali hubungan dan kontak Rusia-Amerika untuk menyelesaikan bersama masalah-masalah yang menjadi kepentingan bersama kita," lanjut Putin sebagaimana dilansir RT, Rabu (15/5/2019).

"Untuk bagian kami, kami telah lebih dari sekali mengatakan bahwa kami juga ingin memulihkan hubungan sepenuhnya, dan kami berharap sekarang kondisi untuk itu telah terpenuhi," tambahnya.

Pompeo setuju bahwa ada masalah kepentingan bersama antara AS dan Rusia, di mana kedua negara dapat bekerja sama secara produktif.

Presiden Rusia menyebutkan masalah keamanan, mencegah penyebaran senjata pemusnah massal, masalah lingkungan dan masalah ekonomi; seperti produksi minyak sebagai beberapa bidang yang menjadi kepentingan bersama antara Moskow dan Washington.

Pada pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov sehari sebelumnya, Pompeo memperingatkan bahwa Washington tidak akan menolerir campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden AS 2020.

Putin mengatakan kepada Pompeo bahwa Rusia tidak pernah ikut campur dalam pemilihan di AS, dan bahwa penyelidikan Mueller membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara kampanye Trump dan Kremlin. Sejak kampanye 2016, Partai Demokrat dan banyak media AS menuduh Trump sebagai "agen Kremlin" dan Rusia "ikut campur" dalam pemilihan presiden AS, tetapi tidak ada bukti konkret yang pernah dikemukakan.

(dka)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini