JAKARTA – Partai Golkar sepenuhnya menyerahkan soal jatah menteri kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut Partai Golkar, susunan kabinet menteri untuk lima tahun ke depan mutlak hak prerogatif Presiden Jokowi.
"Soal kabinet itu hak preogratif Pak Jokowi untuk menentukan komposisi dan figur yang dibutuhkan untuk bekerja sesuai dengan visi, misi dan program yang telah dirumuskan dalam Nawacita jilid kedua," kata Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily kepada Okezone, Jumat (9/8/2019).
Partai Golkar meyakini, Jokowi memiliki penilaian yang sangat objektif untuk memilih mana figur yang tepat untuk mengisi kursi menteri pemerintahan lima tahu kedepan. Jokowi, kata Ace, punya kemampuan untuk memilah dan memilih sosok yang tepat untuk membantunya.
"Presiden Jokowi tentu mengetahui mana figur-figur yang memiliki kompetensi, integritas, kemampuan manajerial dan bertindak cepat dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang perlu diambil keputusannya," ucapnya.

Sekadar informasi, Ketum PDIPerjuangan, Megawati Soekarnoputri meminta langsung kepada Presiden Jokowi agar partainya diberikan kursi menteri terbanyak. Hal itu diungkapkan Megawati saat memberikan sambutan di kongres V PDIP.
Baca Juga : PDIP Dapat Jatah Menteri Terbanyak, Hanura: Jokowi Pasti Adil
Menanggapi hal tersebut, Presiden Jokowi yang hadir dalam kongres tersebut berjanji akan memberikan jatah kursi menteri terbanyak kepada PDIP. Jokowi menjamin janjinya tersebut kepada Megawati.
Baca Juga : NasDem Akan Ikuti Keputusan Jokowi soal Pembagian Jatah Menteri
(Erha Aprili Ramadhoni)