nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lolos Taruna Akmil, Enzo WNI Blasteran Prancis Jadi Inspirasi Santri di Banten

Rasyid Ridho , Jurnalis · Jum'at 09 Agustus 2019 15:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 09 340 2089879 lolos-taruna-akmil-enzo-wni-blasteran-prancis-jadi-inspirasi-santri-di-banten-RDWPS4hRda.JPG Enzo saat menjalani latihan di Akmil.

SERANG - Lolosnya Enzo Zenz AlliƩ (18), blasteran Indonesia-Prancis menjadi taruna Akmil TNI jadi inspirasi santri di Ponpes Al Bayan, Anyer, Banten. Bagaiamana tidak, sudah ada tiga santri yang mengutarakan keinginannya mengikuti jejak kakak kelasnya itu.

"Setelah (Enzo) lolos seleksi menjadi taruna akmil, sudah ada tiga santri kita yang ingin menjadi seperti ananda Enzo menjadi prajurit TNI," kata Kepala Sekolah SMA Unggul Pesantren Al Bayan, Deden Ramdhani.

Bahkan, kata Deden, sudah ada orang tua yang menghubunginya untuk menanyakan bagaimana cara agar anaknya bisa lolos menjadi prajurit TNI. "Sudah ada yang tanya ke saya, bagaiaman cara anaknya itu bisa seperti Enzo," ujarnya.

Keinginan santri dan orangtua itu tak lepas dari peran Enzo yang menjadi inspirasi bagi adik tingkatnya di ponpes modern itu. "Alhamdulillah, Ananda Enzo menjadi ipsirasi. Apalagi saat kita memutarkan video Enzo berbincang dengan Panglima TNI menggunakan bahasa Prancis. Kita Semua merinding," kata dia.

Baca juga: Enzo Allie, Anak Pesantren yang Rajin Puasa dan Kuasai Berbagai Bahasa

Diungkapkan Deden, saat mengetahui Enzo lolos seleksi, adik tingkat dan guru langsung sujud syukur.

(Puspen TNI)

Berdasarkan data yang dihimpun Okezone, Enzo adalah anak dari almarhum Jeans Paul Francois Allie dan Siti Hajah Tilaria yang berasal dari Sumatera Utara.

Dirinya lahir di Prancis dan menghabiskan masa kecil di negara asal ayahnya tersebut. Dua tahun setelah ayahnya meninggal, tepatnya pada 2014, ia dan sang ibu kembali ke Indonesia.

Sejak kecil, Enzo memiliki keinginan menjadi seorang taruna. Dirinya mengetahui informasi seputar prajurit TNI dari ibunya. Sehabis melanjutkan pendidikan SMP dan SMA di Indonesia, dan bahkan sempat masuk pesantren di Serang, ia memantapkan tekad untuk mengikuti seleksi Akmil 2019. (qlh)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini