Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Kata Pansel Capim KPK Soal Tak Lolosnya Basaria dan Laode

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Senin, 09 September 2019 |16:27 WIB
 Ini Kata Pansel Capim KPK Soal Tak Lolosnya Basaria dan Laode
Anggota Pansel Capim KPK, Hamdi Muluk (foto: Sindonews)
A
A
A

JAKARTA - Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPR RI, Panitia Seleksi (Pansel) calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan soal dua calon petahana, Basaria Panjaitan dan Laode M Syarif, tidak lolos dalam proses seleksi tahun ini.

Anggota Pansel Capim KPK, Hamdi Muluk menerangkan bila tak lolosnya kedua calon pimpinan petahana bisa saja karena kapasitas pesaing yang berbeda. Dimana pada 2015 silam pesaing Basaria dan Laode lebih lemah dibandingkan saat ini.

“Mungkin dulu dia (Basaria dan Laode) masuk dalam 40 dengan kompetitor yang lebih lemah. Sekarang kompetitornya beda. Jadi yang kami pahami tes hari ini," ujar Hamdi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/9/2019).

 Baca juga: Komisi III DPR: Jangan Pilih Capim KPK yang Pola Pikirnya Anarko!

Korupsi

Hamdi berujar, kapasitas seseorang bisa saja mengalami penurunan dalam kurun waktu tertentu meskipun mengikuti proses seleksi yang sama.

“Tidak ada jaminan pada waktu yang sama, hasilnya akan sama. Mungkin, karena orang kapasitas bisa turun, bisa,” katanya.

 Baca juga: Pernah Ngelobi Desmon, Saut Situmorang: Itu The Art of Negotiation

Lebih jauh, Pansel Capim KPK sangat bersifat objektif dan tetap melaksanakan tugasnya secara independen.

“Kami hanya taat pada data dan skor itu. Kami urutkan, kami butuh 40 orang terbaik, ya kami potong. Siapa pun di bawahnya ya selesai,” tandas dia.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement