nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Ditemukan di Abu Dhabi

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 23 Oktober 2019 08:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 22 18 2120230 mutiara-berusia-8-000-tahun-ditemukan-di-abu-dhabi-XO4JNVmabl.jpg Foto: AFP.

ABU DHABI - Sebutir mutiara berusia 8.000 tahun yang menurut arkeolog merupakan yang tertua di dunia akan dipamerkan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Mutiara itu disebut sebagai bukti bahwa benda itu telah dipertukarkan sejak zaman Neolitikum.

Mutiara alami itu ditemukan di lantai sebuah ruangan yang ditemukan selama penggalian di Pulau Marawah, di luar ibu kota UEA. Penggalian tersebut mengungkapkan arsitektur paling awal yang ditemukan di negara itu.

BACA JUGA: Perusahaan UEA Berencana Tarik Gunung Es dari Antartika ke Teluk Persia

"Lapisan-lapisan dari mana mutiara itu berasal berasal dari karbon pada 5800-5600 SM, selama periode Neolitik," kata Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Abu Dhabi sebagaimana dilansir AFP.

Mutiara yang ditemukan pada penggalian di Pulau Marawah. (Foto: AFP)

"Penemuan mutiara tertua di dunia di Abu Dhabi memperjelas bahwa banyak dari sejarah ekonomi dan budaya kita baru-baru ini memiliki akar yang dalam yang merentang kembali ke fajar prasejarah," jelas ketua departemen itu Mohamed Al-Muabarak.

Penggalian situs Marawah, yang terdiri dari banyak struktur batu Neolitikum yang runtuh, juga menemukan keramik, manik-manik yang terbuat dari kulit dan batu, dan panah batu api.

"Abu Dhabi Pearl" akan ditampilkan untuk pertama kalinya dalam pameran "10.000 years of Luxury" yang dibuka pada 30 Oktober di Louvre Abu Dhabi - cabang museum Paris yang terkenal.

Para ahli UEA percaya bahwa mutiara itu diperdagangkan dengan Mesopotamia - Irak kuno - dengan imbalan keramik dan barang-barang lainnya. Mereka juga cenderung dipakai sebagai perhiasan.

BACA JUGA: Istri di UEA Ajukan Gugatan Cerai Karena Suaminya Terlalu Baik

"Pedagang permata Venesia Gasparo Balbi, yang melakukan perjalanan melalui wilayah itu, menyebut pulau-pulau di lepas pantai Abu Dhabi sebagai sumber mutiara di abad ke-16," kata departemen kebudayaan.

Industri mutiara pernah menopang perekonomian UEA, tetapi perdagangannya runtuh pada 1930-an dengan munculnya mutiara budi daya dari Jepang, dan ketika konflik mengguncang ekonomi global. Sebaliknya, negara-negara Teluk beralih ke industri minyak yang mendominasi ekonomi mereka hingga hari ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini