JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif resmi mengabadikan nama pahlawan #ReformasiDikorupsi di salah satu ruangan di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi atau Gedung KPK lama, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan Jakarta Selatan.
Randi dan Yusuf Kardawi merupakan Mahasiswa Halu Oleo Kendari yang gugur saat menggelar aksi demonstrasi di Kendari pada 26 September 2019, lalu.
Randi dan Yusuf ikut dalam aksi demonstrasi berjilid dengan mengangkat tema #ReformasiDikorupsi yang diselenggarakan di berbagai daerah termasuk Kendari itu berkaitan dengan penolakan terhadap revisi UU KPK. Randi tewas terkena peluru polisi. Sedangkan Yusuf, disebut tewas karena luka cedera.

Baca Juga: Ketua MPR Dukung Artidjo Alkostar Jadi Dewan Pengawas KPK
Syarif mengungkapkan bahwa perjalanan hidup Yusuf dan Randi akan menjadi bagian penting dalam perjuangan KPK. Oleh karenanya, menurut Syarif, ruangan atasnama Yusuf dan Randi merupakan bagian penting di Gedung KPK.
"Kenapa gedung ini penting dan khususnya ruangan ini penting? Usman dan saya pernah tidur di sini, jauh sebelum saya menjadi Komisioner KPK ketika KPK selalu mau diserang," ujar Syarif di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi, Kamis (19/12/2019).
Dijelaskan Syarif, serangan terhadap KPK sebenarnya sudah berlangsung lama secara historis, struktur, sistematis dan masif. Oleh karenanya, Syarif merasa banyak kenangan yang akan tertinggal di KPK usai lengser dari jabatannya.
"KPK itu lahir dari air mata dan darah. Dan untuk pertahanannya pun iya masih seperti itu. Jadi perjuangan kita masih panjang," katanya.
Selain Yusuf dan Randi, ada tiga nama lagi yang diabadikan menjadi nama ruangan di KPK. Ketiga nama lainnya itu yakni, Bagus Putra Mahendra, Akbar Alamsyah dan Maulana Suryadi. Ketiganya juga sosok orang yang gugur ketika ikut aksi demonstrasi #ReformasiDikorupsi.
(Edi Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.