nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Antisipasi Virus Korona, Bandara Hasanuddin Pasang Alat Deteksi Suhu Tubuh

Herman Amiruddin, Jurnalis · Minggu 26 Januari 2020 17:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 26 609 2158583 antisipasi-virus-korona-bandara-hasanuddin-pasang-alat-deteksi-suhu-tubuh-i8ovDHKulX.JPG Alat pendeteksi suhu tubuh memonitor suhu badan penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar (Foto: Okezone.com/Herman Amiruddin)

MAKASSAR - Penumpang luar negeri yang tiba di area terminal kedatangan internasional, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar mulai diperketat. Langkah ini dilakukan guna mewaspadai masuknya wabah virus korona yang berasal dari China

Saat ini pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) bandara mengaktifkan alat pendeteksi panas untuk memantau setiap penumpang yang tiba dari luar negeri di bandara, guna mengantisipasi wabah virus mematikan tersebut.

Kepala KKP Kelas 1 Makassar, Darma Wali Handoko mengatakan, penumpang yang masuk di area terminal kedatangan internasional, bandara internasional diperketat, menyusul rawannya penyebaran wabah virus korona.

"Mewaspadai virus korona yang dibawa penumpang luar negeri," katanya kepada wartawan, Minggu (26/1/2020).

Saat ini petugas KKP Bandara Hasanuddin Makassar terus mengaktifkan alat pendeteksi suhu tubuh untuk memantau setiap penumpang yang datang dari luar negeri di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

Petugas memasang alat pendeteksi panas atau thermo scanner di area pintu masuk terminal kedatangan internasional. Alat tersebut berupa kamera pemantau yang dapat membaca suhu tubuh setiap orang yang melintas, sehingga kondisi tubuh tersebut dapat diketahui secara otomatis dari layar monitor.

"Berdasarkan hukum Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018 menekankan setiap pesawat luar negeri harus diawasi dan melalui tahapan pendeteksi tubuh untuk penumpang yang masuk ke bandara dan dilakukan karantina," jelasnya.

Alat Pendeteksi Suhu Tubuh

Saat ini kata dia, seluruh KKP di Indonesia pun sudah mengawasi seluruh pesawat yang masuk ke bandara, mengawasi barang bawaan ke dalam ke ruang karantina.

"Mengawasi menggunakan alat pendeteksi panas yang dipasang di bandara berfungsi selama 24 jam," kata Darma.

Sejauh ini, memang belum ada penumpang dari luar negeri terdeteksi yang dicurigai menderita virus korona, karena di Bandara Hasanuddin tidak ada rute pesawat langsung dari tiongkok. Hanya saja terdapat rute penerbangan internasional dari Malaysia, Singapura dan Jeddah.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini